Mode Gelap
Image
Minggu, 02 Agustus 2026
Logo

BISA GULING-GULING DI ATAS KALI! MARAKNYA LOMBA ANTI-MAINSTREAM AGUSTUSAN DI JOGOLOYO GUNUNG SARI SURABAYA

BISA GULING-GULING DI ATAS KALI! MARAKNYA LOMBA ANTI-MAINSTREAM AGUSTUSAN DI JOGOLOYO GUNUNG SARI SURABAYA
BISA GULING-GULING DI ATAS KALI! MARAKNYA LOMBA ANTI-MAINSTREAM AGUSTUSAN DI JOGOLOYO GUNUNG SARI SURABAYA

SURABAYA beritametro.id – Semarak menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia selalu punya warna unik di Kota Pahlawan. Salah satu yang paling menyedot perhatian publik hingga membuat pengguna jalan rela berhenti untuk kepo adalah kemeriahan pesta rakyat di Kampung Jogoloyo, Kelurahan Gunungsari, Kecamatan Dukuh Pakis, Surabaya.

Setiap bulannya di bulan Agustus, warga di lingkungan RW 03 Jogoloyo ini konsisten menyajikan gebrakan lomba-lomba anti-mainstream yang memanfaatkan bentang air sungai setempat sebagai "arena pertarungan".

Tiga Lomba Unik Ikonik Ciri Khas Jogoloyo

Jika kampung lain identik dengan balap karung atau makan kerupuk di darat, warga Jogoloyo justru memindahkan panggung kompetisi ke atas aliran sungai. Kehadiran ragam aksi kocak dan menegangkan ini berhasil memancing gelak tawa penonton:

Sepeda Air Kali: Bukan sekadar naik sepeda biasa, peserta harus mengayuh sepeda khusus yang dirancang melintasi rintangan di atas aliran air yang dangkal dan sempit. Butuh keseimbangan ekstra agar tidak tercebur bersama sepedanya!

Gepuk Bantal (Kepruk Guling): Lomba paling ikonik yang selalu memicu riuh penonton. Dua peserta duduk berhadapan di atas sebatang bambu licin yang melintang di atas kali. Mereka saling gebuk menggunakan guling sampai salah satu hilang keseimbangan dan basah kuyup jatuh ke air.

Ninja Warrior Kali: Rintangan adu ketangkasan fisik ala Ninja Warrior. Peserta ditantang melintasi berbagai rintangan gantung dan titian melayang di atas air yang menguji kekuatan genggaman, kelincahan, serta keseimbangan.

Daya Tarik Pesta Rakyat dan Hiburan Pengguna Jalan

Lokasi perlombaan yang strategis dan terbuka di kawasan Jogoloyo, Gunungsari ini tak hanya memikat antusiasme warga lokal dari anak-anak hingga dewasa, tetapi juga kerap membuat heboh para pengguna jalan yang melintas. Rasa penasaran menyaksikan aksi-aksi nekat dan lucu para peserta menjadikan ajang tahunan ini sebagai hiburan gratis yang sangat dinanti.

Kreativitas warga Jogoloyo membuktikan bahwa semangat nasionalisme dan kebersamaan warga Surabaya dalam merayakan kemerdekaan selalu punya cara segar, inovatif, dan penuh kehangatan.(BM/Red/Dea)

Komentar / Jawab Dari