Mode Gelap
Image
Minggu, 26 April 2026
Logo

Bidik 250 Emas Porprov, Surabaya Matangkan Seleksi Atlet Muaythai Melalui Piala Wali Kota

Bidik 250 Emas Porprov, Surabaya Matangkan Seleksi Atlet Muaythai Melalui Piala Wali Kota

SURABAYA (BM) - Piala Wali Kota Surabaya tak sekadar menjadi ajang kompetisi. Event ini dimanfaatkan sebagai panggung penjaringan atlet potensial cabang olahraga Muaythai untuk menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027.

Plt Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Surabaya Herry Purwadi menegaskan dukungan penuh pemkot terhadap seluruh cabang olahraga yang dipertandingkan.

“Alhamdulillah dukungan Wali Kota Surabaya luar biasa, hampir 48 sampai sekitar 50 cabang olahraga didukung Pemerintah Kota Surabaya. Muaythai ini juga pertandingan yang menggabungkan seni dan bela diri,” ujarnya saat ditemui di sela Liga Muaythai Jawa Timur Seri II Piala Wali Kota Surabaya, Jumat.

Ajang tersebut bukan sekadar pertandingan rutin. Pemkot menargetkan lahirnya atlet-atlet berprestasi yang mampu menyumbang medali emas bagi Surabaya di Porprov mendatang.

“Kami targetkan 250 emas pada Porprov 2027. Harapannya dari sini muncul atlet-atlet yang nantinya bisa berprestasi hingga tingkat nasional dan internasional,” tegasnya.

Di sisi lain, Ketua Pengprov Muaythai Jawa Timur Baso Juherman menyebut Liga Muaythai Jatim menjadi bagian penting dalam proses seleksi menuju kejuaraan nasional (Kejurnas).

“Emas dari Liga 2 ini akan kita bawa ke Subang untuk Kejurnas. Ini juga bagian dari seleksi, dengan pembagian kelompok umur mulai junior hingga elite,” katanya.

Ia memastikan pembinaan atlet tidak berhenti di satu event saja. Kompetisi liga akan digelar empat kali dalam setahun agar proses pembinaan berjalan berkelanjutan.

“Harapan kami dari Liga yang sekarang bisa diberangkatkan menuju Kejurnas di Subang pada bulan Agustus,” tambahnya.

 

Sementara itu, Ketua Pengcab Muaythai Surabaya sekaligus Ketua Panitia Hendry Lianto mengakui ajang ini juga menjadi momentum menjaring atlet baru, meski belum sepenuhnya optimal.

“Kegiatan ini untuk melihat atlet-atlet baru sekaligus seleksi untuk persiapan Porprov. Memang belum maksimal karena banyak atlet yang ujian dan ada yang cedera,” jelasnya.

Ia merinci jumlah peserta mencapai sekitar 150 atlet dari lebih dari 10 kabupaten/kota di Jawa Timur. Dari Surabaya sendiri, jumlah peserta berkisar 40 hingga 50 atlet.

“Total keseluruhan sekitar 150 peserta dari lebih dari 10 kabupaten/kota,” ujarnya.

Sementara itu, Kabid Pembinaan dan Prestasi KONI Surabaya Lilies Handayani menegaskan Muaythai menjadi salah satu cabang unggulan setelah sukses menjadi juara umum pada Porprov sebelumnya.

“Muaythai ini di Porprov kemarin juara umum, sehingga kami berharap ke depan bisa kembali meraih prestasi dengan tambahan medali,” katanya.

Ia menambahkan, hasil kompetisi akan menjadi acuan utama dalam menentukan atlet yang masuk pemusatan latihan cabang (puslatcab).

“Kompetisi ini menjadi acuan untuk melihat atlet terbaik karena Puslatcab sudah berjalan sejak April dengan evaluasi setiap tiga bulan,” tandasnya. (arf/tit)

Bidik 250 Emas Porprov, Surabaya Matangkan Seleksi Atlet Muaythai Melalui Piala Wali Kota

Komentar / Jawab Dari