Mode Gelap
Image
Jumat, 18 September 2026
Logo

Influenza Melonjak, Begini Kiat RSUD Haji Jatim Agar Terhindar dan Sehat

Influenza Melonjak, Begini Kiat RSUD Haji Jatim Agar Terhindar dan Sehat
RSUD Haji Provinsi Jawa Timur

SURABAYA (BM) - Melonjaknya penyebaran Influenza dalam beberapa pekan terakhir ini menjadi perhatian serius publik karena sejumlah Rumah Sakit dipenuhi pasien untuk rawat inap.

Flu jenis ini memang perlu diwaspadai karena penyebarannya sangat cepat, agar terhindar dan tetap menjaga kesehatan, beritametro.id mencoba menanyakan kepada dr. Wiwid Samsul Hadi, SpPD, FINASIM, MARS (Wadir Medik dan Keperawatan RSUD Haji Provinsi Jatim) tentang apa yang harus dilakukan agar tetap sehat serta apa saja gejala-gejalanya kemudian bagaimana untuk menghindarinya. Berikut wawancara singkatnya.

Apa yang menyebabkan influenza dalam tubuh kita?

Influenza disebabkan oleh infeksi virus influenza, terutama virus influenza tipe A dan B. Virus ini menyerang saluran pernapasan dan dapat menular dari orang ke orang melalui percikan saat seseorang batuk, bersin, atau berbicara. Penularan juga dapat terjadi melalui tangan atau benda yang terkontaminasi virus kemudian menyentuh bagian tubuh seperti hidung, mulut, atau mata.

Gejala-gejala influenza itu apa saja?

Gejalanya biasanya muncul sangat bervariasi. Yang paling sering ditemukan adalah gejala awal demam, batuk, pilek atau sensasi hidung tersumbat, sakit tenggorokan, sakit kepala, nyeri otot atau badan terasa pegal, menggigil, dan lemas. Pada sebagian orang, terutama anak-anak, dapat disertai keluhan lain seperti mual, muntah, atau bahkan diare.

Kiat apa yang harus kita hindari agar tidak terserang influenza?

Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko antara lain: - Menghindari kontak dekat dengan orang yang sedang mengalami gejala influenza. - Menggunakan masker terutama ketika berada di tempat ramai atau ketika sedang sakit. - Rajin mencuci tangan dengan sabun atau menggunakan hand sanitizer. - Hindari kebiasaan menyentuh mata (mengucek mata), hidung, dan mulut sebelum cuci tangan. - Menjaga ventilasi ruangan dan menghindari ruangan yang terlalu padat. - Jika sedang sakit, sebaiknya tetap di rumah dan mengurangi kontak dengan orang lain agar tidak menularkan. - Menjaga kondisi tubuh dengan tidur cukup, pola makan yang baik, dan aktivitas fisik yang sesuai. - Vaksinasi influenza dapat dipertimbangkan, terutama bagi kelompok yang memiliki risiko komplikasi lebih tinggi.

Apa Indikasinya jika pasien influenza harus menjalani rawat inap?

  1. Gangguan respirasi - Sesak nafas atau respiratory distress - Hipoksemia / kebutuhan oksigen - RR meningkat, penggunaan otot bantu napas - Gagal nafas atau ancaman gagal nafas
  2. Komplikasi influenza - Pneumonia (viral atau bacterial superinfection) - Sepsis/syok sepsis - ARDS - Komplikasi non respiratorik lainnya seperti miokarditis/perikarditis, ensefalitis atau komplikasi neurologis
  3. Pasien dengan resiko tinggi komplikasi - Lansia - Anak kecil - Kehamilan - Imunokompromais - pasien dengan penyakit komorbid: penyakit jantung, paru, ginjal, hati, diabetes, dll.
  4. Faktor sosial - Tidak memungkinkan isolasi atau perawatan yang adekuat di rumah - Membutuhkan monitoring klinis yang tidak dapat dilakukan secara rawat jalan.

Komentar / Jawab Dari