Mode Gelap
Image
Minggu, 02 Agustus 2026
Logo

INSIDEN KM MUTIARA SENTOSA 2: TERCATAT 227 JIWA DI ATAS KAPAL, EVAKUASI DILAKUKAN DI TENGAH ANGIN KENCANG DAN GELOMBANG TINGGI

INSIDEN KM MUTIARA SENTOSA 2: TERCATAT 227 JIWA DI ATAS KAPAL, EVAKUASI DILAKUKAN DI TENGAH ANGIN KENCANG DAN GELOMBANG TINGGI
Penumpang Lompat ke Laut, Evakuasi Terkendala Cuaca Buruk

SUMENEP beritametro.id – Tragedi memilukan menghantam kapal penumpang KM Mutiara Sentosa 2 di Perairan Sumenep, Madura, pada Minggu (2/8/2026) pagi. Kapal mengangkut ratusan penumpang dan kru tersebut terbakar hebat hingga amukan si jago merah melalap hampir seluruh bagian badan kapal.

Kepala Kantor SAR Sumenep, Nurhadi, mengonfirmasi bahwa berdasarkan data manifes resmi, kapal tersebut membawa total 227 orang, yang terdiri dari 180 orang penumpang dan 47 orang kru kapal.

Penumpang Lompat ke Laut, Evakuasi Terkendala Cuaca Buruk

Akibat kobaran api yang dengan cepat membesar dan memenuhi area geladak, situasi mencekam tak terhindarkan. Banyak penumpang—termasuk kelompok rentan seperti balita, lansia, hingga perempuan—terpaksa melompat ke laut menggunakan pelampung seadanya demi menyelamatkan diri dari kepungan api dan asap pekat. Mereka terombang-ambing di tengah lautan menahan hantaman ombak.

Hingga Minggu siang, dilaporkan masih ada sekitar 40 orang yang bertahan di atas kapal menunggu uluran bantuan rescue. Proses evakuasi yang dilakukan oleh tim SAR gabungan bersama kapal-kapal sekitar mengalami kendala ekstrem di lapangan akibat hembusan angin kencang serta tingginya gelombang laut di perairan Sumenep.

Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki

Hampir seluruh fisik bangunan KM Mutiara Sentosa 2 telah hangus terbakar. Kendati demikian, prioritas utama jajaran Basarnas, Satpolairud, dan pihak terkait di lapangan saat ini terfokus sepenuhnya pada penyelamatan jiwa seluruh korban di perairan.

Mengenai pemicu awal timbulnya titik api di dalam kapal, otoritas terkait menyatakan masih dalam tahap penyelidikan intensif usai proses tanggap darurat dan evakuasi selesai dilaksanakan.

Doa dan keprihatinan mendalam terus mengalir dari masyarakat luas agar seluruh korban yang terombang-ambing di laut dapat segera dievakuasi dalam keadaan selamat oleh Tim SAR gabungan.(BM/Red/Dea)

Komentar / Jawab Dari