Mode Gelap
Image
Senin, 03 Agustus 2026
Logo
WASIT KERICUHAN DANLANUD CUP PURBALINGGA RESMI LAPORKAN PENGEROYOKAN, ASKAB PSSI HENTIKAN TURNAMEN
WASIT KERICUHAN DANLANUD CUP PURBALINGGA RESMI LAPORKAN PENGEROYOKAN, ASKAB PSSI HENTIKAN TURNAMEN

WASIT KERICUHAN DANLANUD CUP PURBALINGGA RESMI LAPORKAN PENGEROYOKAN, ASKAB PSSI HENTIKAN TURNAMEN

PURBALINGGA beritametro.id – Insiden berdarah yang mewarnai laga semifinal turnamen sepak bola Danlanud Cup 2026 di Lapangan Garuda Manunggal Lanud Wirasaba, Bukateja, Purbalingga, berbuntut panjang ke jalur hukum. Wasit pertandingan, Ridho Bekti Utomo, resmi melaporkan aksi pengeroyokan yang dialaminya ke pihak kepolisian usai menjalani perawatan medis akibat luka-luka yang dideritanya.

Kericuhan hebat tersebut terjadi dalam laga sengit antara Andalas FC (Banjarnegara) melawan Gama Adipasir pada Kamis (30/7/2026).

Kronologi Pengeroyokan: Wasit Dikejar Suporter Hingga Dilarikan ke Rumah Sakit

Ketua Askab PSSI Purbalingga, Uut Triyas Yanuar, mengungkapkan bahwa laga semula berjalan kondusif di bawah pengawalan personel TNI AU dan tim medis. Namun, tensi memanas pada menit ke-17 saat wasit memberikan keputusan pelanggaran di area pertahanan Gama FC.

Meskipun para pemain di lapangan menerima keputusan tersebut, jajaran ofisial Andalas FC justru melayangkan protes keras ke meja panitia. Situasi kian tak terkendali saat puluhan suporter Andalas FC menerobos masuk ke dalam lapangan dari berbagai sudut.

Para suporter yang beringas mengejar dan mengeroyok Ridho Bekti Utomo di tengah lapangan. Akibat penganiayaan tersebut, Ridho mengalami luka serius dan harus dilarikan menggunakan ambulans ke RS Emanuel Klampok. Tak hanya Ridho, asisten wasit Rio Wahyu juga mengalami cedera di bagian kepala akibat terkena lemparan botol plastik.

Laga Lanjutan yang Dipaksakan dan Pengunduran Diri Komisi Wasit

Pasca-insiden, perangkat pertandingan sempat memutuskan menghentikan laga demi keselamatan. Namun, atas desakan pihak Andalas FC agar laga dilanjutkan, panitia menunjuk wasit pengganti dari unsur TNI AU, sementara dua asisten wasit dari Askab PSSI Purbalingga terpaksa bertugas di bawah tekanan.

Kericuhan susulan bahkan kembali pecah di tengah laga akibat protes keras, hingga menyebabkan perangkat pertandingan harus berlari menyelamatkan diri. Match akhirnya selesai dengan skor 1-0 untuk kemenangan Andalas FC.

Menanggapi kelalaian panitia dalam memberikan jaminan keamanan, Ketua Komisi Wasit Askab PSSI Purbalingga, Mugi Ari, mengambil sikap tegas dengan menarik seluruh perangkat pertandingan Askab dari sisa turnamen Danlanud Cup 2026.

Semifinal Dihentikan Sementara, Korban Tuntut Keadilan Hukum

Sikap tegas juga diambil oleh pengurus PSSI Purbalingga dengan memutuskan menghentikan sementara seluruh agenda babak semifinal hingga batas waktu yang belum ditentukan, sembari mengevaluasi total sistem keamanan turnamen.

Dari tempat perawatan, Ridho Bekti Utomo menegaskan komitmennya untuk mengawal kasus pengeroyokan ini hingga tuntas di ranah hukum agar menjadi efek jera bagi insan olahraga.

"Semoga kejadian seperti ini tidak terulang lagi. Tidak ada pembenaran untuk tindakan kekerasan dalam pertandingan sepak bola," tegas Ridho.(BM/Red/Dea)

Komentar / Jawab Dari