Bermasalah, PT RMS Rumahkan Ratusan Karyawan
- Posting Oleh Adim
- Kamis, 22 Mei 2025 14:05
PASURUAN (BM) - Diterpa pemberitaan mesin milik PT Rizky Megatama Sentosa atau lebih dikenal dengan nama PT RMS di segel Bea Cukai, diketahui PT RMS juga rumahkan ratusan karyawannya yang didominasi dari 0warga sekitar lingkungan perusahaan.
PT RMS diketahui berkedudukan di Dusun Bulu, Desa Bulusari, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan dengan memproduksi beberapa jenis rokok yakni filter dan kretek.
Dibalik megahnya PT RMS, ternyata perusahaan yang diketahui milik H.Rokhmawan ini bermasalah. PT RMS tidak produksi hingga meliburkan ratusan karyawannya akibat bermasalah dengan pihak Bea Cukai.
Awak media yang berusaha mengkonfirmasi sang owner H.Rokhmawan via WhatsApp nampak tidak dijawab sepatah kata pun. Sehingga awak media mendatangi perusahaan milik Boss Mild tersebut untuk mencari kejelasan berita disekitar lokasi perusahaan.
Kamis, (22/05), saat didatangi kelokasi perusahaan, awak media disambut oleh 2 orang security, salah satunya bernama Deddy, yang mengatakan bahwa sang owner H.Rokhmawan tidak ada dilokasi dan perusahaan sepi.
"Abah tidak ngantor dan perusahaan sepi," singkat Deddy sambil bergegas menutup pintu gerbang.
Tak lama berselang, beberapa truk nampak masuk kedalam perusahaan dengan membawa tembakau.
Sementara itu, warga sekitar perusahaan berinisial FR (36) mengatakan bahwa perusahaan milik H.Rokhmawan sudah tidak produksi karena ada masalah dengan Bea Cukai. Sehingga ratusan karyawan dirumahkan.
"H.Mawan sudah tidak produksi mungkin sudah 3 bulanan karena ada masalah pita cukai dengan Bea Cukai. Karyawan juga dirumahkan dan sepertinya masih lama bakal produksi lagi," jelas FR.
Bahkan FR menjelaskan jika perusahaan H.Rokhmawan selain di Desa Bulusari, ada juga didaerah Desa Winong hingga Desa Wonosunyo. Semuanya masih didalam lingkup Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan.
"Perusahaan H.Mawan tidak hanya disini (Bulusari), di Winong dan Wonosunyo juga ada. Rokoknya kebanyakan dipasarkan di luar jawa atau luar daerah Pasuruan," ungkap FR.
(dim)
Komentar / Jawab Dari
Anda Mungkin Juga Suka
Populer
Newsletter
Berlangganan milis kami untuk mendapatkan pembaruan baru!
Kategori
- Politik (1625)
- Keadilan (701)
- Hukrim (1949)
- Plesir (26)
- Peristiwa (469)
- Feature (41)
- Advertorial (72)
- Nasional (2036)
- Internasional (560)
- Sports (1996)
- Ekonomi (1479)
- Jawa Timur (16440)
- Weekend (23)
- Indonesia Memilih (323)
- Selebrita (61)
- Lifestyle (289)
- Catatan Metro (206)
- Opini (174)
- Fokus (464)
- Highlight (1)
- Timur Raya (14)
- Surabaya (2750)
- Kriminal (120)
- Pasar dan Mall (759)
- tausiyah (37)
- Falcon-G21 Team Dark (0)
- Kolom Metro (2)
- Event & Promo (11)
- Giat Prajurit (16)
- Wisata (33)
- Global (10)
- Pendidikan (208)
- Hukum (23)
