Cerme Lor Bersih Narkoba, Perkuat Penggiat Anti Narkoba
- Posting Oleh andik
- Rabu, 11 September 2024 14:09
Gresik (BM) – Perang terhadap narkoba terus digalahkan Pemdes Cerme Lor Kecamatan Cerme. Desa penyandang Desa Bersih dan Bersinar memperkuat kader P4GN (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalagunaan, perederan Gelap Narkotika) dengan memberikan bimbingan teknis, Rabu (11/9/2024) di balai desa.
Para penggiat anti Narkoba terdiri 12 orang tambah 2 bidan serta 1 mantri diberikan bekal pencegahan dan penanganan narkoba di lingkungan keluarga maupun masyarakat. Selain pemberian materi terkait narkoba, kegiatan itu juga diisi sesi tes urine, Rabu (11/9/2024).
Kades cerme lor, Arifin mengungkapkan pihaknya gencar melakukan sosialisasi kepada semua warga terkait bahaya narkoba.
“ Tiap ada kesempatan baik itu acara pengajian maupun yang kegiatan lain yang berpotensi mengumpulkan warga selalu kita sampaikan bahaya narkoba,” ujar Arifin.
Selain itu pihaknya menyerap informasi dari warga kemudian melakukan indentifikasi hingga penanganan.
“ Kita selalu berkoordinasi dengan pihak terkait. Agar desa ini (Cerme Lor red) bisa bersih narkoba,” tambah Arifin.
Ia berharap selain terkait narkoba, para kader bisa membantu lansia dan posyandu balita.
" Peranan kader di desa begitu vital. Terimakasih atas kerjasamanya," tutup Arifin.
Kepala Kesbangpol Gresik, Nanang Setiawan mengungkapkan selama ini Pemkab melakukan strategi kebijakan pemerintah mewujudkan kampung bebas narkoba.
“ Sinergi sudah mulai dibangun. Tahun ini dukungan bupati semakin besar. Bahaya narkoba dan trennya sudah mulai masuk kampung-kampung,” ungkap Nanang.
Pencegahan dan penanganan narkoba tingkat desa dikoordinasi kepala desa. Selain itu para ibu-ibu juga bisa berperan karena merupakan salah satu pilar ketahanan rumah tangga.
“ Ibu-ibu bisa menjaga di lingkup keluarga terutama narkoba. Narkoba menipu. Obat terlarang ini akan merusak tubuh. Harganya juga mahal,” paparnya.
Secara mandiri masyarakat membentengi dari narkoba.menjaga keluarga dan lingkungan dari narkoba.
“ Gimana janji ya. Sangup ya,” seru nanang kepada para kader P4GN Cerme Lor.
“ Ayo dilawan mulai dari sekarang. Jangan sampai generasi kita generasi teler,” tutup Nanang.
Sementara Ketua Tim P2M BNN Kabupaten Gresik, Basuki Risdiyanto tuntutan jadi desa bersih bersinar harus ada kader. Sosialisasi dan tes urin dilakukan.
“ Kemarin waktu kegiatan di Kecamatan Tambak malah kadesnya yang kita tes urin,” kata Basuki
Ia menghimbau informasi bahaya dan penanganan narkoba bisa tersampaikan. Baik itu malalui selebaran himbauan, kader, medsos maupun media massa.
“ Jika ada warganya yang terlanjur pakai. Secara sukarela mau direhabilitasi. Jangan sampai setelah ada temannya tertangkap. Baru minta tolong direhabilitasi,” tambah Basuki.
Sadar yang dipakai itu salah dan melawan hukum . “Apa sudah yakin dilingkungan rt tidak ada yang pakai narkoba?. Kita tidak tau. Tapi dari cirinya kita tau,” ujarnya.
“ Kalau lapor diri tidak dipenjara. Penjara untuk bandar. Pemakai sebisa mungkin kita rehabilitasi,” jelas Basuki.
Stasiun Kereta Api juga dapat sorotan. Masalahnya belum ada himbahuan terkait narkoba.
“ Di Stasiun Kereta Api saya lihat belum terdapat himbauan narkoba. Perbanyak himbauan di fasilitas publik dan sosialisasi bisa melalui medsos, selebaran dan tatap muka,” tandasnya.
BNN Gresik ada Klinik Pratama yang menangani pengguna narkoba, waib lapor.
“ Rawat jalan. Bukan rawat inap. Gratis. BpJS tidak menanggung pencandu narkoba. Jika swasta biayanya mahal. Di Gresik Perda, perbup sudah terbentuk. Anggaran desa bisa digunakan untuk penagulangan narkoba,” pungkas Basuki.
Sementara Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa ( PMD), Abu Hasan mengapresiasi Pemdes Cerme Lor yang telah mefasilitasi kegiatan penagulangan dan pencegahan narkoba.
“ Cerme Lor harus bebas narkoba. Cerme Lor merupakan desa penyangga kabupaten Gresik,” ujar Abu Hasan.
Kenapa harus dilakukan kegiatan ini. Kok ada IBM (intervensi berbasis masyarakat).
“ Yakni masyarakat mengakui kalau dia pengguna narkoba. Masyarakat harus berani mengakui kalau dia pengguna narkoba. Supaya bisa dilakukan penanganan,” seru Abu Hasan.
Ia berharap sinergitas Pemdes, Pemkab, kader dan pihak terkait dapat berjalan sehingga seluruh desa di Gresik nanti bisa bersih narkoba.
“ Pembentukan kader anti narkoba dan sosialisasi bahaya narkoba harus gencar dilakukan,” pungkas Abu Hasan. (dik)
Komentar / Jawab Dari
Anda Mungkin Juga Suka
Populer
Newsletter
Berlangganan milis kami untuk mendapatkan pembaruan baru!
Kategori
- Politik (1625)
- Keadilan (700)
- Hukrim (1900)
- Plesir (26)
- Peristiwa (467)
- Feature (41)
- Advertorial (72)
- Nasional (2028)
- Internasional (560)
- Sports (1991)
- Ekonomi (1457)
- Jawa Timur (16378)
- Weekend (23)
- Indonesia Memilih (323)
- Selebrita (61)
- Lifestyle (288)
- Catatan Metro (206)
- Opini (174)
- Fokus (464)
- Highlight (1)
- Timur Raya (14)
- Surabaya (2739)
- Kriminal (120)
- Pasar dan Mall (759)
- tausiyah (36)
- Falcon-G21 Team Dark (0)
- Kolom Metro (2)
- Event & Promo (10)
- Giat Prajurit (14)
- Wisata (32)
- Global (10)
- Pendidikan (200)
- Hukum (23)
