Mode Gelap
Image
Sabtu, 18 April 2026
Logo

Fabio Di Giannantonio Cedera di Tes Pramusim MotoGP 2025, Harus Jalani Operasi

Fabio Di Giannantonio Cedera di Tes Pramusim MotoGP 2025, Harus Jalani Operasi

MILAN (BM) - Direktur Tim Pertamina Enduro VR46, Alessio Salucci, mengomentari insiden yang menimpa Fabio Di Giannantonio pada hari pertama Tes Pramusim MotoGP 2025 di Sepang.

Pembalap yang akrab disapa Diggia itu mengalami cedera pada tulang selangka di bahu kirinya dan harus kembali ke Italia untuk menjalani operasi.

Cedera tersebut terjadi akibat kesalahannya sendiri. Setelah berlatih start dan hendak kembali ke garasi, Diggia mencoba melakukan wheelie—atraksi mengangkat roda depan motor—namun kehilangan kendali dan terjatuh.

"Kami berhenti, lalu Diggia keluar untuk melakukan latihan start. Antara Tikungan 4 dan 5, pembalap MotoGP sering kali ingin melakukan wheelie," ujar Salucci, dikutip dari Motorsport.

"Sayangnya, motor MotoGP saat ini tidak terlalu memungkinkan untuk itu. Ban depan memberikan daya cengkeram lebih besar daripada ban belakang, dan saat kembali menyentuh tanah, ban depan tiba-tiba kehilangan traksi."

"Akibatnya, ia jatuh dan mengalami patah tulang selangka," lanjut orang kepercayaan Valentino Rossi tersebut.

Beruntung, indikasi awal menunjukkan bahwa cedera yang dialami Diggia tidak terlalu serius. Pembalap asal Roma itu segera diterbangkan ke Italia untuk ditangani oleh dokter yang sebelumnya juga mengoperasinya pada akhir tahun lalu.

"Fabio sudah dalam perjalanan ke Italia dan akan menjalani operasi antara Jumat hingga Minggu, tergantung keputusan dokter," tambah Salucci.

Cedera ini tentu menjadi kerugian bagi tim VR46, mengingat mereka kehilangan satu pembalapnya di momen penting menjelang musim kompetisi baru. Terlebih lagi, Diggia yang mendapatkan kontrak langsung dari Ducati memiliki keuntungan dengan dukungan pabrikan, termasuk motor terbaru Desmosedici GP25.

Diggia sendiri dikabarkan sangat menyesali insiden ini dan meminta maaf kepada seluruh tim.

"Dia sangat menyesal dan meminta maaf kepada kami. Tapi saya tidak ingin seorang pembalap meminta maaf karena melakukan wheelie," kata Salucci. (bls)

"Pembalap harus menikmati apa yang mereka lakukan, begitu cara saya melihatnya."

Komentar / Jawab Dari