Innalillahi Sang Intelektual Nyentrik Drs. Mashur Abadi, M.Fil.l., Berpulang. Banyak Yang Kehilangan Sosok Panutan
- Posting Oleh sefry
- Sabtu, 23 Mei 2026 03:05
MADURA (BM) - Inna Lillahi wa inna ilaihi rojiuun. Dunia akademik Universitas Islam Negeri (UIN) Madura berduka, sungguh duka yang dirasakan terlihat amat dalam bagi sebagian besar civitas kampus tersebut.
Salah satu dosen kebanggaan di Program Studi Tadris Bahasa Inggris, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Drs. Mashur Abadi, M.Fil.I., diusia tahun ini dikabarkan telah berpulang ke Rahmatullah pada hari ini Jumat, (22 Mei 2026).
Kepergian beliau di hari Jum'at, hari dimana bagi umat Islam merupakan hari yang penuh berkah ini menjadi pertanda baik bagi perjalanan akhir hayatnya, untuk itu semua berharap beliau mendapatkan Khusnul Khotimah, amiiinn.
Sosok Almarhum dikenal bukan hanya sebagai tenaga pengajar, melainkan seorang intelektual sejati dengan karakter yang sangat khas. Beliau dikenal memiliki pemikiran yang out of the box, nyentrik, dan selalu mampu menghadirkan sudut pandang baru yang menarik untuk diikuti dan didiskusikan.
Sebagai seorang ahli filsafat, gagasan-gagasannya selalu menerawang jauh ke depan, mendalam dan sangat komprehensif, seolah tak ada batas bagi wawasan yang dimilikinya.
Keunggulan akademik Almarhum sangatlah beragam dan mengagumkan, beliau adalah seorang ahli penerjemah yang andal yang menguasai dengan luwes dua bahasa besar dunia yakni Arab dan Inggris.
Namun, di samping penguasaan bahasa asing tersebut, hati dan pemikiran beliau tetap berpijak kuat di tanah kelahiran istrinya (sumenep), untuk diketahui Almarhum merupakan sosok asli kelahiran Lamongan tepatnya lahir pada tanggal 25 April 1965.
Semasa hidup tak terhitung berapa buku yang sudah dibaca, namun Almarhum sangat konsen dan mendalami kajian Madurologi, khususnya terkait nilai-nilai kemaduraan serta kearifan lokal yang ada di dalamnya. Bagi beliau, memahami identitas lokal sama pentingnya dengan menguasai wawasan global.
Di mata para mahasiswa dan rekan sejawat, sosok Drs. Mashur Abadi sangat mudah dikenali. Ciri khasnya yang melekat erat adalah kehadirannya yang tak lepas dari kopi dan rokok, serta gaya berpakaian yang sangat pribadi—apa yang sering disebutnya sebagai gaya “it’s me." Penampilan yang unik tersebut menjadi cerminan dari kepribadiannya yang bebas, jujur, dan apa adanya.
Lebih dari sekadar dosen, banyak organisasi maupun lembaga dan perkumpulan yang ingin mengajaknya bergabung. Salah satunya Mapalsa (Mahasiswa Pecinta Alam Universitas Islam Negeri Sunan Ampel) Surabaya, yakni Unit Kegiatan Mahasiswa UINSA Surabaya yang menobatkan Almarhum sebagai Anggota Kehormatan berdasarkan loyalitas dan pemikiran beliau.
"Innalillahi Wa Inna Ilaihi Rojiuun, sosok Almarhum merupakan panutan bagi pemuda penerus bangsa terkait pemikiran filsafat, maupun loyalitasnya, kami sangat kehilangan pakar pendidik cerdas yang mampu membuka wawasan kaum muda melebihi zamannya," ujar Cak Eman panggilan akrab Pendiri Mapalsa Surabaya saat dikabari wafatnya Almarhum.
Selain itu bagi banyak orang Almarhum adalah sosok orang tua kedua, tempat bertanya, dan tempat berbagi cerita. Ruang kerjanya selalu terbuka bagi siapa saja yang ingin curhat atau mendiskusikan berbagai konsep inovasi, gagasan kemajuan, hingga pemikiran-pemikiran berat sekalipun. Kesabaran dan keluasaan wawasannya membuat setiap diskusi terasa berharga dan penuh inspirasi.
"Saya pribadi kehilangan sosok tandem hebat yang bisa memberikan wawasan kepada kaum pelajar," kata Cak Toni seorang guru sahabat Almarhum yang juga salah satu pendiri Mapalsa UINSA Surabaya yang juga menggeluti bidang Konservasi.
Kepergian Almarhum meninggalkan kekosongan yang sulit tergantikan. Kami semua merasa sangat kehilangan sosok pemikir, pendidik, dan teladan yang luar biasa ini.
Selamat jalan, Profesor. Karya, pemikiran, dan jejak kebaikanmu akan terus hidup dan menjadi warisan berharga bagi Prodi Tadris Bahasa Inggris, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, serta seluruh sivitas akademika UIN Madura dan UKM Mapalsa UINSA Surabaya. Semoga Allah SWT mengampuni segala dosa-dosanya, menerima segala amal ibadahnya, dan menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya, surga Firdaus, amiiin. (sef)
Komentar / Jawab Dari
Anda Mungkin Juga Suka
Populer
Newsletter
Berlangganan milis kami untuk mendapatkan pembaruan baru!
Kategori
- Politik (1625)
- Keadilan (700)
- Hukrim (1937)
- Plesir (26)
- Peristiwa (467)
- Feature (41)
- Advertorial (72)
- Nasional (2035)
- Internasional (560)
- Sports (1996)
- Ekonomi (1470)
- Jawa Timur (16423)
- Weekend (23)
- Indonesia Memilih (323)
- Selebrita (61)
- Lifestyle (289)
- Catatan Metro (206)
- Opini (174)
- Fokus (464)
- Highlight (1)
- Timur Raya (14)
- Surabaya (2749)
- Kriminal (120)
- Pasar dan Mall (759)
- tausiyah (37)
- Falcon-G21 Team Dark (0)
- Kolom Metro (2)
- Event & Promo (11)
- Giat Prajurit (16)
- Wisata (33)
- Global (10)
- Pendidikan (206)
- Hukum (23)
