Mode Gelap
Image
Sabtu, 18 April 2026
Logo
BPJS Kesehatan Mojokerto Gandeng Media, Sosialisasikan JKN
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Mojokerto, Titus Sri Hardianto 

BPJS Kesehatan Mojokerto Gandeng Media, Sosialisasikan JKN

Mojokerto(BM)–Maraknya informasi yang simpang siur di masyarakat terkait program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)  menjadi perhatian penyelenggara BPJS Kesehatan. Maka dari itu BPJS Kesehatan Cabang Mojokerto memperkuat kolaborasi dengan insan media melalui kegiatan sosialisasi dan peningkatan pemahaman Program JKN yang berlangsung di Resto XOW Mojokerto, Jumat (16/04/2026).

“BPJS Kesehatan bersama media merupakan mitra penting dalam memberikan edukasi kepada masyarakat. Kami berharap, melalui kegiatan ini, informasi terbaru terkait Program JKN dapat dipahami secara utuh dan disampaikan secara benar, sehingga tidak menimbulkan perbedaan persepsi di masyarakat,” ujar Kepala BPJS Kesehatan Cabang Mojokerto, Titus Sri Hardianto. 

Dikatakan Titus bahwa cakupan kepesertaan JKN di wilayah Kota dan Kabupaten Mojokerto saat ini telah mencapai Universal Health Coverage (UHC) dalam arti telah tercover jaminan kesehatan dan hampir seluruh masyarakat telah terlindungi jaminan kesehatan, sehingga akses layanan menjadi lebih mudah, merata dan berkelanjutan.

Dijelaskan berbagai kemudahan yang disediakan BPJS Kesehatan untuk menjaga status kepesertaan tetap aktif. Diantaranya melalui fitur autodebit pada aplikasi Mobile JKN maupun kanal perbankan yang memungkinkan pembayaran iuran dilakukan secara otomatis setiap bulan. Selain itu, terdapat Program REHAB yang memberikan kemudahan bagi peserta dengan tunggakan untuk melunasi iuran secara bertahap sesuai kemampuan.

“Kami menghadirkan kemudahan bagi peserta agar kepesertaan tetap aktif. Autodebit menjadi solusi bagi peserta yang rutin membayar iuran, sementara Program REHAB membantu peserta yang memiliki tunggakan agar dapat mencicil pembayaran. Dengan demikian, perlindungan kesehatan tetap terjaga tanpa harus khawatir keterlambatan pembayaran,” jelasnya.

Salah satu peserta sosialisasi, Widagdo  menilai kegiatan ini sangat bermanfaat karena mampu memberikan informasi yang valid, sehingga informasi yang sebelumnya beredar tidak jelas sama sekali sumbernya di masyarakat dan ini ada penjelasan langsung BPJS Kesehatan yang lebih utuh bagi insan media, sehingga informasi yang disampaikan kepada publik menjadi lebih akurat.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini, karena banyak hal yang sebelumnya kurang tepat kini menjadi jelas, seperti isu pembatasan rawat inap hanya tiga hari atau anggapan layanan JKN tidak bisa digunakan di luar domisili, yang ternyata tidak benar. Kami juga semakin terdorong memanfaatkan layanan digital BPJS Kesehatan karena terbukti memudahkan. Ke depan, kami siap mendukung Program JKN agar manfaatnya semakin luas dirasakan masyarakat,” tuturnya.(ina)

 

Komentar / Jawab Dari