Ekonomi Situbondo Tumbuh dan Ketimpangan Mulai Menurun.Setahun Pemerintahan Mas Rio-Mbak Ulfi.
- Posting Oleh Djoko
- Jumat, 20 Februari 2026 21:02
Situbondo,Berita Metro.id momen satu tahun kepemimpinan Bupati Mas Rio bersama wakil Bupati Situbondo mbak Ulfiyah menjadi Suatu momentum dalam evaluasi terhadap berbagai program pembangunan dikabupaten situbondo yang telah dijalankan.Dalam kurun waktu satu Tahun tersebut, pasangan kepala daerah ini menegaskan bahwa seluruh program prioritas berjalan sesuai rencana,meskipun Hal tersebut masih terdapat ruang untuk percepatan dan penyempurnaan ke depan.Jumat 20/2/26.
Mas Rio mengatakan hal itu sejak masa kampanye hingga awal menjabat, fokus program utama yang diusung bersama Mbak Ulfi adalah menurunkan angka kemiskinan di Kabupaten Situbondo.hal tersebut Menurutnya,hal kemiskinan merupakan persoalan mendasar yang perlu harus ditangani terlebih dahulu, sebelum berbicara mengenai program-program yang bersifat simbolik atau material lainnya.
“Target awal kami jelas, yaitu mengurangi kemiskinan. Dalam lima bulan pertama masa jabatan, angka kemiskinan berhasil turun sebesar 0,34 persen. Ini menjadi modal awal yang cukup penting,” papar Mas Rio.
Hal lain dalam penurunan angka kemiskinan, sejumlah indikator ekonomi makro juga menunjukkan tren positif.di dalam Pertumbuhan ekonomi Situbondo tercatat mengalami peningkatan yang bagus, tingkat pengangguran menurun, serta gini ratio mulai membaik sebagai indikator berkurangnya ketimpangan pendapatan masyarakat.
Mas Rio menilai bila capaian tersebut merupakan hasil kerja kolaboratif di masa transisi pemerintahan.Dirinya mengakui bahwa baik dirinya maupun Mbak Ulfi berasal dari latar belakang politik, bukan birokrasi pemerintahan, sehingga membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan sistem dan mekanisme administrasi pemerintahan kabupaten situbondo.
“Di awal kami harus banyak belajar dan beradaptasi. Ada kendala teknis di pemerintahan dan birokrasi, tetapi itu bagian dari proses. Tahun pertama ini kami jadikan sebagai fase orientasi dan penyesuaian,” jelas Mas Rio.
Menurut Mas Rio, berbagai penghargaan dan capaian yang diraih selama satu tahun ini, bukan hanya tujuan utama.Namun Ia menegaskan bahwa pembangunan fisik maupun fasilitas hanyalah instrumen saja, sedangkan substansi uatama yang ingin dicapai adalah peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui penurunan kemiskinan dan pengangguran disitubondo.
“Saya tidak bicara hal-hal yang sifatnya material, seperti bangunan megah atau fasilitas hiburan. Bagi saya itu hanya alat. Tujuan akhirnya tetap menurunkan kemiskinan,” tegas Mas Rio.
Ia mengaku lebih bangga ketika berbicara tentang data turunnya angka kemiskinan dan pengangguran. Baginya, indikator tersebut merupakan ukuran keberhasilan pembangunan yang sesungguhnya karena berdampak positif langsung pada kehidupan masyarakat.
Selama satu tahun berjalan, evaluasi internal terus dilakukan. Pemerintah daerah menilai bahwa ke depan diperlukan langkah yang lebih cepat serta efektif, agar target pembangunan dapat tercapai lebih optimal dan maksimal. Namun,Mas Rio memilih pendekatan yang tidak radikal dalam melakukan pembenahan birokrasi.
“Saya tidak mengambil langkah ekstrem seperti langsung mengganti kepala dinas. Pendekatan saya lebih integratif, karena merekalah yang akan melaksanakan visi, misi, dan janji politik yang sudah kami sampaikan,” katanya.
Mas rio menambahkan,juga diperlukan jembatan pemahaman antara gagasan politik dan pelaksanaan teknis di birokrasi. Setelah satu tahun berjalan, Mas Rio menilai jajaran organisasi perangkat daerah mulai memahami arah kebijakannya dan juga mampu menjadi bagian dari perubahan yang telah diinginkan.
Menutup refleksi setahun kepemimpinannya, Mas Rio menegaskan bahwa dirinya masih terus belajar, terlebih dengan usia yang relatif muda. Ia menilai proses pemerintahan ini sebagai sebuah tahapan percobaan yang terus disempurnakan agar manfaat pembangunan semakin dirasakan masyarakat Situbondo.
Dalam guyonan yang berkembang di masyarakat, Mas Rio menyebut bahwa dalam satu tahun ini hampir semua program terealisasi—“selain Sheila On Seven”. Meski demikian, ia menegaskan bahwa esensi kepemimpinan bukan pada hiburan, melainkan pada kerja nyata untuk meningkatkan kesejahteraan bagi rakyatnya.
Selain fokus pada penurunan kemiskinan dan perbaikan indikator ekonomi Pemerintah Kabupaten Situbondo,dirinya juga menaruh perhatian serius pada persoalan lingkungan, khususnya penanggulangan sampah.
Program penanganan sampah diarahkan pada pembenahan dari hulu ke hilir. Pemerintah daerah mendorong perubahan pola pengelolaan sampah berbasis sumber dengan mengajak masyarakat memilah sampah sejak dari rumah tangga, disertai edukasi dan sosialisasi melalui desa, sekolah, dan komunitas.
Mas Rio menegaskan bahwa persoalan sampah tidak bisa diselesaikan hanya dengan pendekatan teknis. Diperlukan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta agar penanganan berjalan secara berkelanjutan.
“Kalau lingkungannya bersih, biaya kesehatan bisa ditekan, kualitas hidup meningkat, dan itu ujungnya juga berkontribusi pada pengurangan kemiskinan,” pungkasnya.
Dengan tambahan fokus pada penanggulangan sampah, pasangan Mas Rio–Mbak Ulfi menegaskan bahwa pembangunan Situbondo tidak hanya mengejar angka dan indikator, tetapi juga kualitas lingkungan dan keberlanjutan hidup masyarakat.(*).
Komentar / Jawab Dari
Anda Mungkin Juga Suka
Populer
Newsletter
Berlangganan milis kami untuk mendapatkan pembaruan baru!
Kategori
- Politik (1625)
- Keadilan (700)
- Hukrim (1851)
- Plesir (26)
- Peristiwa (462)
- Feature (41)
- Advertorial (72)
- Nasional (2027)
- Internasional (560)
- Sports (1991)
- Ekonomi (1449)
- Jawa Timur (16272)
- Weekend (23)
- Indonesia Memilih (323)
- Selebrita (61)
- Lifestyle (283)
- Catatan Metro (206)
- Opini (174)
- Fokus (464)
- Highlight (1)
- Timur Raya (14)
- Surabaya (2730)
- Kriminal (120)
- Pasar dan Mall (758)
- tausiyah (36)
- Falcon-G21 Team Dark (0)
- Kolom Metro (2)
- Event & Promo (9)
- Giat Prajurit (12)
- Wisata (31)
- Global (10)
- Pendidikan (193)
- Hukum (23)
