Mode Gelap
Image
Sabtu, 18 April 2026
Logo
Inovasi Pendidikan, Undika Surabaya Aplikasikan Sistem Kuliah Bisa Dari Mana Saja dan Kapan Saja
proses kuliah di Undika dengan menerapkan sistem UFL

Inovasi Pendidikan, Undika Surabaya Aplikasikan Sistem Kuliah Bisa Dari Mana Saja dan Kapan Saja

SURABAYA (BM) – Belajar dari pengalaman pandemi covid-19, Universitas Dinamika (Undika) menerapkan sistem pembelajaran Hybrid dan Blended Learning sebagai inovasi pendidikan merdeka dalam belajar, dimana mahasiswa bisa kuliah darimana saja dan kapan aja.

Konsep ini diberi titel Undika Futuristic Learning (UFL) yang diterapkan pada tahuh ajaran 2023 ini. Budi Jatmiko Rektor Undika mengatakan, gabungan konsep antara pembelajaran tatap muka dan online tersebut, tetap memperhatikan aspek efektivitas, kualitas dan produktivitas dalam pembelajaran.

“Berbeda dengan konsep pembelajaran online yang sudah ada selama ini, kami menggunakan aplikasi My Brilian yang diciptakan sendiri oleh Dosen Undika,” ujar Prof. Dr. Budi Jatmiko, M.Pd,  ketika Konferensi Pers Rabu (30/8/2023).

Budi menambahkan, melalui aplikasi ini semus informasi perkuliahan, materi perkuliahan dan aktivitas pembelajaran akan terkontrol sesuai dengan standard mutu pendidikan yang optimal.

Dengan inovasi sistem pembelajaran ini sambung Budi, bahwa mahasiswa dapat terfasilitasi untuk berinovasi dengan baik, apalagi menurutnya, model pembelajaran baru tersebut juga mendukung program pemeriksaan Indonesia, yakni Merdeka Belajar Kampus Merdeka.

Keuntungan lain dari adanya model pembelajaran itu, kata Budi, yakni dapat mengurangi pergerakan kendaraan di jalan raya, sekaligus dapat membantu mereduksi emisi dan menambah konsentrasi udara baik di Surabaya.

“Sehingga harapannya, Futuristic Learning ini akan bisa dioptimalkan juga oleh perguruan tinggi lainnya, khususnya yang jumlah mahasiswanya puluhan ribu, karena mahasiswa bisa belajar dari rumah, kantor, atau dari mana saja tidak harus datang ke kampus,” imbuhnya.

Pada kesempatan sama, Vivine Nurcahyawanti, Ketua tim UFL mengatakan bahwa sistem pembelajaran tersebut tidak hanya mementingkan kehadiran fisik di kampus, tetapi lebih fokus ke tujuan pembelajarannya tercapai.

“Bedanya dengan daring yang lain yakni fleksibel tapi tetap terpantau. Ini juga memberi keleluasaan bagi mahasiswa yang kerja atau sudah punya usaha,” paparnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa untuk praktikum juga bisa dilakukan secara daring. Tetapi khusus beberapa prodi, tetap harus direncanakan datang ke kampus dengan waktu yang telah disepakati antara dosen dan mahasiswa.

“Kalau seperti Prodi seni atau komputer, kami meminta prodi untuk menata harinya, praktiknya dikelompokkan untuk bisa merencanakan kapan ke kampus,” pungkasnya.

Sistem Futuristic Learning tersebut, tutur Vivien, dilakukan untuk pertama kali di Undika pada mahasiswa baru angkatan 2023 ini. Model pembelajaran tersebut juga sesuai dengan visi misi Undika, yakni produktif berinovasi. 

Komentar / Jawab Dari