Mode Gelap
Image
Selasa, 28 April 2026
Logo
Lanjutan Pembangunan Ruas Jalan Padeg-Gedangkulut Masuk Usulan
Ruas Jalan Padeg-Gedangkulut di Kecamatan Cerme berupa betonisasi dengan lapisan aspal yang digarap tahun 2021 lalu nampak mulus.

Lanjutan Pembangunan Ruas Jalan Padeg-Gedangkulut Masuk Usulan

Gresik (BM) – Lanjutan pembangunan ruas jalan kabupaten ruas Desa Padeg menuju Desa Gedang Kulut Kecamatan Cerme dinanti warga setempat. Pasalnya tuntasnya pembangunan jalan tersebut berpotensi meningkatkan dan menumbukan perekonomian baru di wilayah setempat.

Selain itu akan membantu menekan biaya produksi hasil pertanian. Jalan tersebut juga merupakan jalan alternatif menuju Kota Gresik.

Kades Gedangkulut, Mokhamad Syahroni mengungkapkan kondisi jalan tersebut terbengkalai selama 10 tahun, tidak ada pembangunan maupun pemeliharaan. Baru memasuki tahun 2021 lalu mulai tersentuh lagi.

“ Lebar jalan awal sekitar 3 meter. Kondisinya rusak parah.beton pecah-pecah, bergelombang dan hanya bisa dilewati kendaraan roda dua. Padahal keberadaan jalan tersebut posisinya krusial. Menunjang produksi hasil pertanian sawah dan tambak ikan,” ujar Syahroni.

Selain itu jika nanti jalan tersebut tuntas terbangun akan jadi jalan alternatif menuju Kota Gresik. “ Jika akan menuju kota Gresik jarak akan terpangkas dibanding jika melewati ruas jalan Punduttrate-Cerme Lor,” tambahnya.

Sepanjang ruas jalan Gedangkulut-Padeg merupakan sektor produksi hasil pertanian dan jaringan irigasi pertanian.

“ Warga sangat menanti kelanjutan pembangunan. Kita (Pemdes Gedangkulut red) bersama Pemdes Padeg sudah mengajukan proposal lanjutan pembangunan. Semoga bisa direalisasi tahun ini,” pungkas Syahroni.

Sementara menanggapi ini Kabid Bina Marga DPUTR Pemkab Gresik, Eddy Pancoro membenarkan pihak pemerintah desa sudah mengajukan proposal pembangunan.

“Proposal tersebut sudah kita masukan usulan pembangunan melalui dana APBN pemerintah pusat. Tahun kemarin (2023 red) gagal, semoga tahun ini bisa realisasi,” katanya.

Masih menurutnya ruas Jalan Padeg-Gedangkulut memiliki panjang 5 kilometer. Tahun 2021 lalu dilakukan pengerjaan sepanjang 630 meter, jalan konstruksi beton bertulang lapis aspal serta penahan tanah berupa bronjong.

“ Jalan awal yang lebarnya sekitar 2,5 meter kini jadi lebar 5,5 meter ditambah bronjong kanan dan kiri jadi lebar 8 meter. Kondisi jalan yang belum terbangun sekitar 1,4 kilometer. Semoga usulan bisa terealisasi. Sehingga manfaat bisa dirasakan warga. Terutama bisa menekan biaya produksi pertanian,” pungkas Eddy Pancoro. (dik)

 

 

 

Komentar / Jawab Dari