Masa Reses, Anggota DPRD Jatim Kunjungi Lokasi Bencana Longsor Ponorogo
- Posting Oleh Nanang
- Minggu, 23 November 2025 20:11
SURABAYA (BM) - Dr H Suli Daim, S.M SPd MM, Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dari Fraksi PAN sekaligus anggota Komisi E, melakukan kunjungan langsung ke lokasi bencana tanah longsor di sela-sela kesibukan reses atau serap aspirasi bersama konstituen di Dapil IX Jawa Timur.
H Suli Daim yang akrab disapa Kang Suli langsung melakukan gerak cepat meninjau lokasi di RT 2 RW 1 Dukuh Bangunsari, Desa Wagir Kidul, Kecamatan Pulung, Rabu sore (19/11/2025) paska peristiwa longsor sekitar 16.00 WIB.
“Peristiwa ini menyebabkan kerusakan pada permukiman warga dan membuat akses jalan utama tertutup material tanah, sehingga aktivitas masyarakat menjadi terhambat,” ungkapnya, Minggu (23/11/2025) kepada beritametro.id melalui whatsappnya.
Kang Suli menyampaikan, longsor tersebut menyebabkan satu rumah warga tertimbun tanah dan satu rumah lainnya mengalami kerusakan berat. Selain itu, tambahnya tiga kendaraan warga, yaitu Honda Jazz, Isuzu Panther, dan Pickup ikut terdampak material longsor.
“Meski tidak ada korban jiwa, terdapat 1 pengendara motor mengalami patah kaki dan telah mendapatkan perawatan medis,” imbuh Kang Suli.
Dalam kunjungannya, Kang Suli menyampaikan keprihatinan mendalam kepada warga terdampak dan memberikan dukungan kepada para relawan dan petugas yang berada di lapangan. Ia berdialog langsung dengan warga, aparat desa, dan pihak terkait untuk memastikan penanganan berjalan dengan cepat dan tepat kebutuhan.
“Kami mendorong pemerintah daerah dan pihak terkait agar segera mempercepat langkah penanganan darurat. Akses jalan yang tertutup material harus segera dibuka agar warga bisa kembali beraktivitas,” tegasnya.
Sebagai anggota Komisi E DPRD Jawa Timur yang membidangi kesejahteraan rakyat, ia memastikan akan mengawal proses bantuan dan pemulihan paska bencana melalui koordinasi dengan pemerintah provinsi dan lembaga terkait. Menurutnya, keselamatan warga dan kelanjutan pemulihan pasca bencana menjadi prioritas utama.
Dalam kesempatan yang sama, Jumiri salah satu korban menuturkan bahwa longsor terjadi begitu cepat saat, beruntung saat terjadi longsor sedang diluar rumah. “Longsoran ini terjadi tidak sampai 1 menit, dan alhamdulillahnya saya dan seluruh penghuni rumah sedang di kandang untuk memeras susu sapi” ucapnya.
“Kami berharap agar pemerintah turun tangan agar proses pembersihan sisa longsoran dipercepat dan kami sebagai korban juga diperhatikan” tuturnya.
Sedangkan keterangan yang disampaikan Yusuf, salah satu petugas BPBD dalam penanganan awal, tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ponorogo bersama relawan dan perangkat desa terus melakukan pembersihan material runtuhan.
Menurut Yusuf, menjelaskan bahwa kondisi tanah sudah memungkinkan untuk dilakukan pembersihan sisa longsoran. “Kami masih melakukan evakuasi material longsor dan memantau kondisi kontur tebing. apakah ada potensi longsor susulan atau tidak, sehingga warga sementara diminta waspada dan tidak berada terlalu dekat dengan lokasi,” pungkasnya.
Perlu diketahui, hingga berita ini diterbitkan, proses pembersihan material longsor dan pembukaan jalan masih berlangsung. Warga, relawan, dan pemerintah desa turut bekerja bersama sembari mewaspadai kondisi cuaca dan risiko longsor susulan.
Komentar / Jawab Dari
Anda Mungkin Juga Suka
Populer
Newsletter
Berlangganan milis kami untuk mendapatkan pembaruan baru!
Kategori
- Politik (1625)
- Keadilan (700)
- Hukrim (1942)
- Plesir (26)
- Peristiwa (469)
- Feature (41)
- Advertorial (72)
- Nasional (2036)
- Internasional (560)
- Sports (1996)
- Ekonomi (1475)
- Jawa Timur (16430)
- Weekend (23)
- Indonesia Memilih (323)
- Selebrita (61)
- Lifestyle (289)
- Catatan Metro (206)
- Opini (174)
- Fokus (464)
- Highlight (1)
- Timur Raya (14)
- Surabaya (2750)
- Kriminal (120)
- Pasar dan Mall (759)
- tausiyah (37)
- Falcon-G21 Team Dark (0)
- Kolom Metro (2)
- Event & Promo (11)
- Giat Prajurit (16)
- Wisata (33)
- Global (10)
- Pendidikan (208)
- Hukum (23)
