PEMBERSIHAN PEKAT MELUAS KIAN SENGIT: WARUNG REMANG KRENGSENG KRIAN DIORAK-ARIK, EMPAT WANITA DIAMANKANPEMBERSIHAN PEKAT MELUAS KIAN SENGIT: WARUNG REMANG KRENGSENG KRIAN DIORAK-ARIK, EMPAT W
- Posting Oleh dicky
- Minggu, 12 Juli 2026 00:07
SIDOARJO BM– Genderang perang terhadap penyakit masyarakat (pekat) yang ditabuh Pemerintah Kabupaten Sidoarjo bersama aparat gabungan tampaknya tidak hanya berhenti di wilayah Krembung. Pada Sabtu malam yang sama, petugas bergerak simultan menyisir wilayah barat Sidoarjo, tepatnya di kawasan Krengseng, Kecamatan Krian.
Dalam operasi penertiban warung remang-remang di Krian tersebut, petugas gabungan dilaporkan berhasil mengamankan empat orang wanita yang diduga berprofesi sebagai pramusaji atau wanita penghibur. Langkah ini diambil menyusul banyaknya keluhan dari warga sekitar yang resah dengan geliat prostitusi terselubung di kawasan tersebut.
Warga Desak Penertiban Merata: Soroti Titik Tangkis Hingga Komunitas Gay
Keberhasilan operasi kembar di Krembung dan Krian ini langsung memicu reaksi positif sekaligus desakan kuat dari masyarakat Sidoarjo. Publik berharap momentum ketegasan ini tidak hanya menjadi aksi musiman di beberapa titik seperti jalur tol HK, Krian, dan Krembung saja, melainkan menyasar seluruh wilayah Kabupaten Sidoarjo secara menyeluruh.
Sejumlah titik rawan yang berpotensi menjadi sarana penyebaran virus HIV/AIDS kini menjadi sorotan utama warga agar segera direspons oleh pihak Satpol PP dan kepolisian. Beberapa lokasi yang didesak untuk segera dibersihkan antara lain:
- Kawasan Tangkis dan Randu Pitu: Dua wilayah ini ditengarai masih memiliki kantong-kantong warung remang-remang dan lokalisasi liar yang beroperasi di bawah radar.
- Depan SMA Hang Tuah 2: Lokasi ini sempat viral dan menjadi buah bibir masyarakat setelah diidentifikasi sebagai tempat berkumpulnya komunitas gay atau lelaki seks lelaki (LSL) pada malam hari.
Warga meminta pemkab tidak tebang pilih dalam melakukan penertiban. Selain demi menegakkan Peraturan Daerah (Perda) tentang Ketertiban Umum, pembersihan lokalisasi terselubung dan ruang berkumpulnya komunitas berisiko tinggi ini dinilai sangat krusial untuk menekan laju penularan penyakit menular seksual di Kota Udang.
Saat ini, keempat wanita yang terjaring di kawasan Krengseng Krian telah dibawa ke kantor petugas untuk menjalani pendataan, pembinaan, serta pemeriksaan kesehatan sebagai bagian dari prosedur penegakan aturan. (BM/Red/Dea)
Komentar / Jawab Dari
Anda Mungkin Juga Suka
Populer
Newsletter
Berlangganan milis kami untuk mendapatkan pembaruan baru!
Kategori
- Politik (1625)
- Keadilan (701)
- Hukrim (1974)
- Plesir (26)
- Peristiwa (471)
- Feature (41)
- Advertorial (72)
- Nasional (2064)
- Internasional (561)
- Sports (1998)
- Ekonomi (1495)
- Jawa Timur (16480)
- Weekend (23)
- Indonesia Memilih (323)
- Selebrita (62)
- Lifestyle (294)
- Catatan Metro (206)
- Opini (174)
- Fokus (464)
- Highlight (2)
- Timur Raya (14)
- Surabaya (2766)
- Kriminal (121)
- Pasar dan Mall (759)
- tausiyah (37)
- Falcon-G21 Team Dark (0)
- Kolom Metro (2)
- Event & Promo (11)
- Giat Prajurit (16)
- Wisata (34)
- Global (10)
- Pendidikan (210)
- Hukum (24)
