Sempat Mandek, Pengerjaan Islamic Center Dilanjut
- Posting Oleh andik
- Senin, 10 April 2023 09:04
Gresik ( BM) – Progres sempat mandek pada tahun 2022 pembangunan mega proyek Islamic Center di Kecamatan Balongpanggang akhirnya dilanjutkan tahun 2023. Pagu anggaran melalui APBD Pemkab Gresik Tahun Anggaran 2023 yang dipersipakan untuk pekerjaan perampungan (finising) sarana prasarana itu sebesar Rp 7.642.950.000. Sementara anggaran untuk pengwasan pekerjaan itu sebesar Rp 422.164.000.
Tak hanya Islamic Center, pembangunan reservoir terminal bunder di Desa Dahan Rejo Kecamatan Kebomas yang sempat bermasalah imbas tidak tuntasnya pekerjaan di tahun 2022 juga dilanjutkan. Pagu anggaran yang dipersiapkan untuk proyek penunjang intalasi air bersih di wilayah Duduksampeyan itu sebesar Rp 7.039.890.000.
Begitu juga pembangunan instalasi air bersih, perluasan jaringan SPAM ke wilayah Kecamatan Duduksampeyan juga masuk agenda pembangunan Dinas Cipta Karya, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DCKPKP) Pemkab Gresik. Pagu anggaran yang dipersiapkan untuk mensukseskan program tersebut sebesar Rp 35 miliar.
Saat ini proyek yang dipersipakan untuk mensuplai air bersih ke 6 desa di Kecamatan Duduksampeyan itu masih dalam tahap lelang paket pengawasan dengan pagu anggaran yang dipersiapkan Rp 1.763.660.000. Tak hanya itu pembangunan serupa juga menyasar di Desa Wedoroanom dan Sumput dengan anggaran Rp 3,8 miliar.
Kepala DCKPKP Gresik, Ida Lailatus Sa’diyah mengungkapkan sejumlah program masuk prioritas penanganan salah satunya perampungan Islamic Center. Bakal ada finising prasarana. Guna menyempurnakan bentuk bangunan.
“ Finising pekerjaan bagian masjid dan prasarana lain,” ujar Ida.
Tak hanya itu pembangunan Rumah Sakit Gresik Sehati di Desa Slempit Kecamatan Kedamean juga jadi prioritas. Pagu anggaran yang dipersiapkan Rp 85 miliar.
“ Ini merupakan cita-cita Pak Bupati. Meningkatkan layanan kesehatan merata di daerah selatan Gresik,” tuturnya.
Selain itu untuk meningkatkan layanan publik, pihaknya juga bakal merenovasi 4 kantor kecamatan yakni Kantor Kecamatan Cerme, Menganti, Sidayu serta Tambak di Pulau Bawean.
“ Mohon doanya semoga proyek yang dikerjakan dapat berjalan lancar dan tuntas sehingga dampak ke masyarakat terasa,” pungkas Ida.
Pantauan Berita Metro di laman LPSE Pemkab Gresik sejumlah proyek itu masuk tahap evaluasi administrasi, kualifikasi, teknis dan harga. Rampungnya Pembangunan Islamic Center yang dimulai sejak tahun 2019 sangat dinanti masyarakat. Pasalnya pencanangan mega proyek yang berdiri diatas lahan 1,2 hektar sejak era Bupati-Wabup Sambari-Qosim itu sudah terhitung 4 tahun masih terkatung-katung. Alokasi anggaran APBD Pemkab Gresik yang digelontorkan ke bangunan yang diproyeksikan sebagai salah satu destinasi wisata religi di wilayah Gresik selatan itu sudah menelan anggaran Rp 40 miliar. (and)
Komentar / Jawab Dari
Anda Mungkin Juga Suka
Populer
Newsletter
Berlangganan milis kami untuk mendapatkan pembaruan baru!
Kategori
- Politik (1625)
- Keadilan (701)
- Hukrim (1950)
- Plesir (26)
- Peristiwa (469)
- Feature (41)
- Advertorial (72)
- Nasional (2039)
- Internasional (560)
- Sports (1996)
- Ekonomi (1481)
- Jawa Timur (16442)
- Weekend (23)
- Indonesia Memilih (323)
- Selebrita (61)
- Lifestyle (289)
- Catatan Metro (206)
- Opini (174)
- Fokus (464)
- Highlight (1)
- Timur Raya (14)
- Surabaya (2751)
- Kriminal (120)
- Pasar dan Mall (759)
- tausiyah (37)
- Falcon-G21 Team Dark (0)
- Kolom Metro (2)
- Event & Promo (11)
- Giat Prajurit (16)
- Wisata (33)
- Global (10)
- Pendidikan (208)
- Hukum (23)
