Mode Gelap
Image
Minggu, 19 April 2026
Logo
Unggul di Survei, 6 Partai Dukung Khofifah-Emil
AHY menyerahkan surat dukungan sekaligus surat rekomendasi untuk pasangan Khofifah-Emil.

Unggul di Survei, 6 Partai Dukung Khofifah-Emil

SURABAYA (BM) – Nama Khofifah Indar Parawansa masih unggul dalam survei Pilgub Jawa Timur 2024. Tidak tanggung-tanggung, kini Khofifah mendapat dukungan 6 partai. Demokrat menjadi partai ke 6 pendukung pasangan incumbent Khofifah-Emil , setelah sebelumnya didukung Partai Golkar, PAN, Partai Gerindra, Perindo, dan PSI.

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono resmi menyerahkan SK Rekomendasi untuk mengusung Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak sebagai Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Jawa Timur 2024, Rabu (10/7/2024) malam.

Penyerahan surat dukungan itu bersamaan dengan rekom untuk pasangan bacagub dan bacawagub provinsi Sulawesi Utara dan Sulawesi Tenggara di Kantor DPP Partai  Demokrat di Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat.

"Dengan ini Partai Demokrat memutuskan untuk memberikan dukungan penuh sekaligus surat rekomendasi pada Ibu Khofifah Indar Parawansa dan Bapak Emil Elestianto Dardak sebagai pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur periode 2024-2029," kata AHY.

AHY menegaskan Demokrat memutuskan untuk kembali mengusung Khofifah-Emil untuk Pilgub Jatim karena pasangan gubernur dan wakil gubernur Jawa Timur Khofifah-Emil adalah duet yang sangat ideal. Keduanya diyakini akan mampu melanjutkan kepemimpinan lima tahun ke depan dengan sangat baik dan mewujudkan kesejahteraan bagi warga Jatim.

“Pasangan ibu Khofifah dengan Pak Emil Dardak ini pasangan sangat ideal. Pengalaman luar biasa dari Ibu Khofifah, wisdom yang luar biasa, diperkuat oleh energi dan kreativitas Mas Emil Dardak, insya allah akan menjadi kekuatan untuk memimpin Jawa Timur lima tahun ke depan,” kata AHY.

Tidak hanya itu, AHY mengatakan Khofifah merupakan politikus perempuan yang telah berkecimpung di berbagai lini dan memiliki banyak sepak terjang baik dari parlemen hingga pemerintahan. Bahkan AHY memuji rekam jejak Khofifah dan menganggapnya sebagai tokoh perempuan nasional.

"Bisa dikatakan politisi perempuan paling lengkap di Indoensia karena pernah masuk semua lini, parlemen maupun pemerintahan," ucapnya.

Selain itu, AHY juga memandang selama lima tahun memimpin Jawa Timur, Khofifah menorehkan berbagai prestasi. Khususnya dalam menurunkan angka kemiskinan, disparitas dan mewujudkan pembangunan di Jatim. Sehingga hal itu menjadi alasan kuat bagi Partai Demokrat untuk kembali mengusung Khofifah-Emil.

“Insya Allah lima tahun ke depan Jawa Timur akan makin sukses dan makin sejahtera rakyatnya,” tegas AHY.

Di sisi lain, Khofifah Indar Parawansa mengucapkan terima kasih dan apresiasinya pada kepercayaan yang diberikan oleh Partai Demokrat untuk kembali mengusungnya bersama Emil Dardak sebagai cagub dan cawagub Jawa Timur.

Dikatakan Khofifah, sejak periode pertama, Partai Demokrat telah  memberi penguatan untuk pasangan Khofifah-Emil. Bahkan saat kampanye Pilgub Jatim 2018, dikatakan Khofifah, Presiden RI Ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono bersama almarhumah Ibu  Ani Yudhoyono, ikut turun langsung melakukan kampanye demi menyukseskan Pilgub Jatim 2018.

"Saya bersama Mas Emil untuk kesekian kalinya menyampaikan terima kasih atas segala support, dukungan pendampingan arahan yang selama ini kami terima luar biasa dari 5 tahun lalu kami dapatkan dukungan penuh dari Partai Demokrat,” tandas Khofifah.

“Tidak sekadar surat rekomendasi, bahkan Pak SBY dan almarhumah Ibu  Ani Yudhoyono turun  gelanggang, akhirnya  kebersamaan itu menangkan Pilgub 2018. Sejarah bagi kami sangat bermakna," imbuh wanita yang juga Ketua Umum PP Muslimat NU ini.

Sebagaimana diketahui, Khofifah-Emil dipastikan kembali berpasangan mencalonkan diri sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim periode dua.

Saat ini Khofifah-Emil telah menerima rekom dari Partai Gerindra, Partai Demokrat, Partai Golkar, PAN dan juga rekom dari PSI. Selain itu Khofifah-Emil juga sudah menerima surat dukungan dari Partai Perindo, serta menerima surat usulan rekomendasi dari DPW PPP Jatim.

 

Survei

Dari survei Lembaga Accurate Research and Consulting Indonesia (ARCI), elektabilitas calon petahana Khofifah Indar Parawansa masih menjadi yang terkuat di antara calon lainnya.

Survei ARCI itu diadakan selama rentang 1-10 Mei 2024 dengan melibatkan 1.200 responden di Jawa Timur.

Adapun survei ini menggunakan metode stratified multistage random sampling dengan margin of error 2,8 persen dan tingkat kepercayaan sebesar 95 persen. Survei tersebut bertajuk 'Meneropong Lawan Khofifah'.

Direktur ARCI, Baihaki Sirajt dalam paparannya menjelaskan, elektabilitas Khofifah masih unggul dalam survei terbaru tersebut.

Dalam sejumlah simulasi nama, Khofifah sebagai petahana unggul dari sejumlah nama lain yang turut berpeluang maju.

Berikut daftarnya:

  1. Anwar Sadad

Misalnya dalam simulasi enam nama, elektabilitas Khofifah berada di angka 42,1 persen. Unggul dari Anwar Sadad, Ketua Gerindra Jatim yang memiliki angka 13,8 persen.

  1. Achmad Fauzi

Bupati Sumenep yang juga kader PDI Perjuangan, Achmad Fauzi dengan elektabilitas 11,2 persen.

  1. Sarmuji

Selanjutnya Ketua Golkar Jatim, M Sarmuji dengan 10,9 persen.

  1. Marzuki Mustamar

Mantan Ketua PWNU Jatim, KH Marzuki Mustamar 10,7 persen.

  1. Ida Fauziyah

Kemudian Menaker RI, Ida Fauziyah 9,2 persen.

"Namun masih ada 2,1 persen responden yang tidak tahu atau tidak menjawab," kata Baihaki, Rabu (15/5/2024).

Keunggulan Khofifah pun meningkat dalam simulasi tiga nama. Elektabilitas Ketua Umum PP Muslimat NU itu hampir menyentuh 50 persen tepatnya 49,3 persen.

"Elektabilitas Khofifah dibanding Maret 2024 ketika kami survei, angkanya terus meningkat di bulan Mei 2024 ini," ungkap Baihaki.(rri/tri/tit)

Komentar / Jawab Dari