Mode Gelap
Image
Sabtu, 18 April 2026
Logo
Perspektif Partai Hanura Jatim Tentang Elektabilitas Risma-Gus Hans di Pilgub 2024
Yunianto Wahyudi atau akrab disapa Masteng, Ketua DPD Partai Hanura Jawa Timur

Perspektif Partai Hanura Jatim Tentang Elektabilitas Risma-Gus Hans di Pilgub 2024

SURABAYA (BM) – Dalam rilis dari Poltracking Indonesia sebuah lembaga survei menempatkan pasangan calon (Paslon) Tri Rismaharini dan Zahrul Azhar Asumta atau Gus Hans diurutan ke dua, setelah pasangan petahana Khofifah-Emil dalam Pemilihan Gubernur Jatim 2024 pada Kamis (19/9/2024) lalu direspon Ketua Hanura Jawa Timur sebuah konstelasi politik yang biasa artinya dimana justru warga Jatim sudah sadar politik.

Yunianto Wahyudi , Ketua DPD Partai Hanura Jawa Timur ini mengaku jika dirinya menghormati hasil survei Poltracking Indonesia dalam pemilihan Gubernur Jatim 2024.

“Prinsipnya saya menghormati hasil survei, apapun itu bahwa sekarang rilis tersebut menempatkan bu risma gus hans sebagai rangking 2 berarti masyarakat Jatim sudah pulih kesadaran politiknya untuk memilih Gubernur yang amanah, apalagi survei tsersebut dilakukan hanya seminggu setelah Bu Risma dan Gus Hans berpasangan, tentu semakin memotivasi kami partai pengusul untuk bergerak masif kepada masyarakat,” ujar Masteng sapaan Akrab Yunianto Wahyudi, Sabtu (21/09/2024) melalui whatsapp-nya.

Masteng menambahkan, dengan tagline pasangan Risma-Gus Hans yaitu 'Resik-Resik Jatim', memiliki makna yang dalam.

"Masyarakat Jawa Timur sudah paham, siapa yang berurusan dengan hukum, pembangunan hanya untuk pribadi dan kelompok, tidak untuk masyarakat Jawa Timur seutuhnya," imbuhnya.

"PDIP juga telah menyiapkan sapunya untuk membersihkan. Hanura menyiapkan deterjennya. Jadi satu kesatuan perjuangan dengan hati nurani untuk masyarakat Jawa Timur," tutur Masteng.

Perlu diketahui, Poltracking Indonesia merilis hasil survei elektabilitas tiga pasangan calon gubernur-wakil gubernur yang akan berkontestasi pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak Jawa Timur 2024.

Nama Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak yang merupakan petahana, memimpin di urutan pertama dengan angka 57,3 persen.

Kemudian pasangan Tri Rismaharini dan Zahrul Azhar Asumta atau Gus Hans diurutan ke dua dengan angka 22,7 persen. Sementara pasangan Luluk Nurhamidah dan Lukmanul Khakim hanya mendapat angka 2,2 persen.

“Ini merupakan potret terbaru dari survei yang dilakukan pada awal September 2024. Berbagai kemungkinan masih berpotensi terjadi, tergantung isu dan konstelasi politik jelang hari pemilihan pada 27 November 2024 nanti,” tandas Hanta Yuda AR, Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia dalam keterangan resminya.

Komentar / Jawab Dari