Selain Destinasi Sport Tourism Bertaraf Internasional, PJT I Siapkan Bendungan Selorejo Untuk Pengembangan UMKM Setempat
- Posting Oleh sefry
- Minggu, 19 Oktober 2025 22:10
MALANG (BM) - Rencana persiapan Perum Jasa Tirta I (PJT I) untuk Bendungan Selorejo, Ngantang, Malang, sebagai destinasi sport tourism bertaraf internasional juga tak luput perhatian terhadap UMKM setempat.
Direktur Operasional PJT I, Milfan Rantawi menyebut keberadaan sport tourism akan memberi dampak pada perekonomian lokal, khususnya UMKM.
“UMKM kan pasti hidup ya, contohnya sekarang itu kalau kita lihat itu kan ada dagang-dagang itu kan, itu kurang hidup. Kalau misalnya eventnya banyak, saya kira malah justru itu akan kita besarkan lagi,” ujar Milfan, Sabtu (18/10/2025).
Selain itu Milfan juga menegaskan bahwa untuk mencapai tujuan tersebut butuh dukungan pemerintah daerah serta semua stakeholder.
Untuk pengembangan UMKM setempat yang pastinya saat ini masih mengandalkan kunjungan wisatawan, maka Bendungan Selorejo akan diposisikan sebagai pusat wisata olahraga air yang lengkap, mulai dari paddle, jetski, hingga triathlon.
Dijelaskannya, seperti triathlon yang menggabungkan renang, sepeda, dan lari. Milfan menilai lokasi Selorejo sangat memungkinkan untuk olahraga tersebut, termasuk track sepeda dan lari yang sudah mulai diidentifikasi.
Milfan menargetkan penyelenggaraan triathlon paling lambat akan dihelat pada 2026. Oleh karenanya perlu adanya kolaborasi dengan berbagai pihak.
“Kami masih mencari partner yang pas. Partner yang tepat. Jadi kalau misalnya bisa diberitakan, bisa dibuka, partner yang bisa bekerja sama. Kami punya aset lahan yang bisa dimanfaatkan untuk lomba itu,” ungkapnya.
Maka dari itu PJT I melakukan perbaikan fasilitas sebagai bagian dari persiapan menyambut wisatawan internasional. Beberapa vila dan cottage telah selesai direnovasi, sementara pembangunan kolam renang bertaraf internasional akan dilanjutkan pada 2026.
“Kita siapkan semuanya. Bahasa bisnisnya adalah kami mencoba untuk memantaskan diri menjadi satu tempat wisata internasional,” jelas Milfan yang menargetkan Selorejo bisa menampung minimal seribu orang setiap eventnya.
Saat ini, Bendungan Selorejo dikunjungi sekitar 5.000 wisatawan setiap minggu. Untuk mendukung kegiatan olahraga air, PJT I juga rutin melakukan pengerukan karena kapasitas waduk tinggal 50 persen dari awal.
“Ya kami itu melakukan pengerukan Pak. Jadi memang kapasitas waduk kita ini hanya tinggal 50% dari kapasitas awal,” ungkapnya lagi.
“Kedepan itu kita pengen Selorejo ini ada positioning wisata air, ya. Itu yang akan kita tonjolkan,” ujar Milfan saat acara Press Gathering PJT I bersama Forum Jurnalis Peduli Sungai di Bendungan Selorejo.
Selain menyiapkan sport tourism, PJT I juga melaksanakan operasi modifikasi cuaca pada 15-17 Oktober 2025. Upaya penyemaian awan menggunakan pesawat dan garam NaCl itu berhasil meningkatkan debit air hingga 40 persen di hari pertama.
“UMC ini kalau untuk PJT I bukan hanya sekedar ingin menambah debit saja. Tapi sebenarnya kita ingin memecah puncak dari hujan. Jangan sampai hujannya nanti terlalu gede di bulan November, Desember,” imbuh Milfan.
Arif salah satu pengunjung dari Kota Malang mengaku sudah beberapa kali berwisata di Selorejo ini, dirinya mengaku baru kali ini turun mencoba kayak air,"meski pakai pengaman lengkap tapi sport jantung juga, maklum baru pertama kali coba, tapi aman mas dan sangat menarik, kedepannya jangan hanya ini sportnya, untuk anak-anak juga harus ada seperti waterboom atau yang lainnya," ujarnya.
"Selain itu oleh-oleh dari sini juga belum banyak, saya harap kami bisa berlama-lama disini dengan kelengkapan wahana dan oleh-olehnya," pungkas Arip yang datang dengan rombongan keluarganya.
Dengan persiapan-persiapan yang dilakukan PJT I terhadap pengembangan Wisata Selorejo yang tentunya juga akan mengangkat UMKM setempat maka seharusnya perencanaan untuk konservatif segera dilakukan, tidak menutup kemungkinan pihak-pihak lain juga akan tertarik untuk bekerjasama dalam soal ini.
Pelestarian lingkungan dengan reboisasi juga hal yang layak dilakukan untuk mendukung wisata berbasis alam ini. Pada kesempatan itu para jurnalis mitra PJT 1 melakukan penanaman pohon di sekitar bendungan diantaranya pohon Mahoni, sawo, Durian dan Sukun untuk menambah keanekaragaman Flora dan Fauna di Selorejo. (sef)
Komentar / Jawab Dari
Anda Mungkin Juga Suka
Populer
Newsletter
Berlangganan milis kami untuk mendapatkan pembaruan baru!
Kategori
- Politik (1625)
- Keadilan (700)
- Hukrim (1858)
- Plesir (26)
- Peristiwa (464)
- Feature (41)
- Advertorial (72)
- Nasional (2027)
- Internasional (560)
- Sports (1991)
- Ekonomi (1452)
- Jawa Timur (16314)
- Weekend (23)
- Indonesia Memilih (323)
- Selebrita (61)
- Lifestyle (287)
- Catatan Metro (206)
- Opini (174)
- Fokus (464)
- Highlight (1)
- Timur Raya (14)
- Surabaya (2735)
- Kriminal (120)
- Pasar dan Mall (759)
- tausiyah (36)
- Falcon-G21 Team Dark (0)
- Kolom Metro (2)
- Event & Promo (9)
- Giat Prajurit (13)
- Wisata (32)
- Global (10)
- Pendidikan (194)
- Hukum (23)
