Mode Gelap
Image
Sabtu, 08 Agustus 2026
Logo

DORONG SIDOARJO JADI PUSAT PARIWISATA JATIM, BHS TEGASKAN PENTINGNYA STRATEGI STORYTELLING DAN BRANDING

DORONG SIDOARJO JADI PUSAT PARIWISATA JATIM, BHS TEGASKAN PENTINGNYA STRATEGI STORYTELLING DAN BRANDING
BHS Dorong Pariwisata Sidoarjo Lewat Strategi Storytelling dan Branding

SIDOARJO beritametro.id – Ketua Kelompok Fraksi (Kapoksi) Komisi VII DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Ir. H. Bambang Haryo Soekartono, M.I.Pol (BHS), mendorong penguatan promosi pariwisata di Kabupaten Sidoarjo melalui teknik narasi storytelling. Langkah strategis ini dinilai ampuh untuk melipatgandakan daya tarik wisatawan meski Sidoarjo tidak didominasi destinasi wisata alam.

Hal tersebut ditegaskan BHS saat membuka agenda Bimbingan Teknis Promosi dan Branding Pariwisata yang digelar Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI di Sidoarjo pada Jumat (7/8/2026).

Manfaatkan Akses Transportasi Strategis dan Kolaborasi

Dewan Pakar DPP Partai Gerindra ini menyampaikan bahwa potensi pariwisata Sidoarjo masih sangat besar jika dikelola dan dipromosikan secara optimal. Keberadaan infrastruktur transportasi yang amat lengkap menjadi keunggulan komparatif utama yang dimiliki Sidoarjo.

"Sidoarjo memiliki modal konektivitas yang sangat lengkap, mulai dari Bandara Internasional Juanda, Terminal Purabaya, jaringan jalan tol, hingga jalur kereta api. Semua modal transportasi ini melintasi Sidoarjo dan harus dimanfaatkan untuk memasarkan pariwisata daerah. Sidoarjo sangat berpotensi menjadi pusat pariwisata di Jawa Timur," tegas BHS.

Ia menambahkan bahwa penguatan promosi membutuhkan sinergi erat antara pemerintah, pelaku usaha pariwisata, tokoh masyarakat, hingga para pembuat konten (content creator). Di akhir pembukaan acara, BHS juga secara simbolis menyerahkan bantuan uang pembinaan kepada para penari lokal Sidoarjo guna mendukung kelestarian seni budaya daerah.

Storytelling sebagai Ujung Tombak Promosi

Langkah BHS mendapat apresiasi positif dari Kementerian Pariwisata RI dan Pemkab Sidoarjo. Analis SDMA Ahli Muda Kemenpar RI, Nur Dewati, menjelaskan bahwa pengemasan cerita (storytelling) yang ciamik dari para content creator dapat membangun ikatan emosional antara wisatawan dan objek wisata yang dikunjungi.

Di sisi lain, Kabid Pariwisata Disporapar Kabupaten Sidoarjo, Ruli Rochmawati, menyambut baik Bimtek kolaboratif ini. Pihaknya optimistis para peserta dapat mengangkat keunikan destinasi sejarah, kerajinan, hingga sentra kuliner khas Sidoarjo agar makin dikenal di kancah nasional.(BM/Red/Dea)

Komentar / Jawab Dari