Mode Gelap
Image
Sabtu, 18 Juli 2026
Logo

ESTAFET KEPEMIMPINAN BARU, YETTY NURBUATI SIAP AKSELERASI LAYANAN SERTIFIKAT DIGITAL DI KOTA MOJOKERTO

ESTAFET KEPEMIMPINAN BARU, YETTY NURBUATI SIAP AKSELERASI LAYANAN SERTIFIKAT DIGITAL DI KOTA MOJOKERTO
ESTAFET KEPEMIMPINAN BARU, YETTY NURBUATI SIAP AKSELERASI LAYANAN SERTIFIKAT DIGITAL DI KOTA MOJOKERTO

MOJOKERTO beritametro.id – Gerbong mutasi dan penyegaran birokrasi di lingkungan Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Jawa Timur kembali bergulir. Kali ini, tongkat estafet kepemimpinan Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Mojokerto resmi beralih seiring dilantiknya Ibu Yetty Nurbuati Krystianti, S.H., M.H. sebagai Kepala Kantor Pertanahan yang baru.

Pelantikan ini menjadi momentum penting bagi akselerasi reformasi birokrasi pertanahan di Kota Onde-Onde, khususnya dalam mewujudkan pelayanan pertanahan yang modern, transparan, dan berkelas dunia.

Program Unggulan Lanjutan: Gebrakan "KOTA MAJAPAHIT"

Menjawab tantangan kemajuan zaman dan instruksi Kementerian ATR/BPN mengenai digitalisasi layanan, Ibu Yetty Nurbuati langsung tancap gas dengan menyiapkan program kerja strategis lanjutan. Salah satu gebrakan utama yang diusung adalah program KOTA MAJAPAHIT (Kemudahan Olah Tanah Terintegrasi, Modern, Aman, dan Cepat Berbasis Digital).

Berikut adalah tiga pilar utama dari program lanjutan tersebut:

1. Sertifikasi Aset Pemerintah & Rumah Ibadah

Fase Pertama - Pemetaan

Mengakselerasi pensertifikatan seluruh aset milik Pemerintah Kota Mojokerto serta tanah wakaf/rumah ibadah demi memberikan kepastian hukum yang kuat dan mencegah potensi sengketa di kemudian hari.

2. Deklarasi Kota Lengkap Sistemik

Fase Kedua - Integrasi Data

Merampungkan pemetaan bidang tanah secara menyeluruh di wilayah Kota Mojokerto untuk menyongsong status "Kota Lengkap"—di mana seluruh bidang tanah di Kota Mojokerto telah terpetakan secara digital dan terintegrasi secara spasial.

3. Penerapan Sertifikat Elektronik secara Masif

Fase Ketiga - Implementasi

Mengganti penerbitan sertifikat analog menjadi Sertifikat-el (Sertifikat Elektronik) untuk transaksi baru dan balik nama. Dokumen ini jauh lebih aman dari risiko hilang, rusak, atau pemalsuan oleh mafia tanah.

Komitmen Bersih dan Melayani

Dalam sambutannya pasca-pelantikan, Ibu Yetty Nurbuati menegaskan bahwa jajaran Kantah Kota Mojokerto harus adaptif terhadap tuntutan publik yang menginginkan pelayanan cepat dan bebas pungli.

"Amanah baru ini adalah tanggung jawab besar. Fokus utama kami adalah melanjutkan program-program baik yang sudah berjalan, sekaligus melakukan percepatan pada aspek transformasi digital. Kami ingin memastikan pelayanan di loket Kantah Kota Mojokerto berjalan makin ramah, transparan, profesional, dan tepercaya sesuai jargon kementerian kita," tutur Yetty Nurbuati.

Dengan kepemimpinan baru yang segar dan berintegritas tinggi, masyarakat Kota Mojokerto kini menaruh harapan besar agar urusan birokrasi tanah di masa mendatang bisa makin praktis, bebas dari calo, dan selesai tepat waktu.(BM/Red/Dea)

Komentar / Jawab Dari