Bupati Yusuf Rio Gandeng KPK dan Polda Jatim,Cegah golongan korupsi disitubondo
- Posting Oleh Djoko
- Rabu, 29 April 2026 12:04
Situbondo,Berita metro id.Didalam pengelolaan APBD dan penguatan peran masyarakat,Pemerintah Kabupaten Situbondo menggelar sosialisasi pencegahan korupsi di auditorium pemkab setempat, Selasa 28/4/26.
Dalam kesempatannya Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo menyampaikan dengan tegas dalam komitmennya membawa daerah keluar dari kasus hukum dimasa lalu melalui kegiatan tersebut.
menghadirkan pemateri dari kegiatan tersebut menghadirkan ( KPK ) Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia serta Direktorat Reserse Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Jawa Timur.
Ikut hadir dalam kegiatan tersebut DPRD, pimpinan OPD,para camat,Semua kepala desa naungan APDESI, serta juga dari Polres Situbondo.
Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo menyampaikan apresiasi atas kehadiran narasumber tingkat nasional dan provinsi yang dinilai penting dalam penguatan pencegahan korupsi di Daerah.
"Kita berusaha mengundang KPK sejak November. Atas bantuan Kapolres Situbondo AKBP Bayu Anuwar Sidiqie, hari ini Galih Pramana Natanegara dari Direktorat Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK RI hadir," ujar mas Rio dilansir memorandum.
Dan juga, turut hadir di kegiatan tersebut Kompol Vonny Farizky dari Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Timur dan Kapolres Situbondo AKBP Bayu Anuwar Sidiqie.
Dan dikatakan,upaya pemberantasan korupsi tidak cukup hanya dengan kehati-hatian karena aparat penegak hukum memiliki kemampuan deteksi yang lebih maju.
"Saya bilang tidak bisa kalau cuma hati-hati. KPK lebih pintar menemukan kita. Jadi pilihannya cuma satu, hindari saja," tegasnya.
Bupati Situbondo, menambahkan dinamika politik kerap menggunakan instrumen hukum untuk menjatuhkan lawan, namun hal tersebut dapat dicegah dengan deteksi dari dini dan komitmen yang kuat.
Selain itu,menyinggung dua kepala daerah sebelumnya. yang terjerat kasus korupsi sebagai pengingat penting bagi seluruh pihak.
"Saya tidak mau itu terjadi lagi. Kita punya latar belakang cerita kurang Bagus, maka ini harus jadi kesadaran bersama untuk berhenti di sini," ungkapnya.
Menurutnya, kehadiran lembaga swadaya masyarakat juga penting karena sering memberikan laporan pengaduan masyarakat.
"Ke depan kegiatan seperti ini harus lebih masif. Kita butuh satu frekuensi antara pejabat, interest group, hingga pressure group untuk berkomitmen menghindari korupsi," paparnya.
Ia mengharapkan sosialisasi ini menjadi langkah awal menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan di Kabupaten Situbondo. ( Sun ).
Komentar / Jawab Dari
Anda Mungkin Juga Suka
Populer
Newsletter
Berlangganan milis kami untuk mendapatkan pembaruan baru!
Kategori
- Politik (1625)
- Keadilan (700)
- Hukrim (1910)
- Plesir (26)
- Peristiwa (467)
- Feature (41)
- Advertorial (72)
- Nasional (2028)
- Internasional (560)
- Sports (1996)
- Ekonomi (1457)
- Jawa Timur (16385)
- Weekend (23)
- Indonesia Memilih (323)
- Selebrita (61)
- Lifestyle (288)
- Catatan Metro (206)
- Opini (174)
- Fokus (464)
- Highlight (1)
- Timur Raya (14)
- Surabaya (2742)
- Kriminal (120)
- Pasar dan Mall (759)
- tausiyah (37)
- Falcon-G21 Team Dark (0)
- Kolom Metro (2)
- Event & Promo (10)
- Giat Prajurit (15)
- Wisata (32)
- Global (10)
- Pendidikan (203)
- Hukum (23)
