Krisis Air, Tanpa APBDes Gotong Royong Rehab Telaga dan Saluran
- Posting Oleh andik
- Minggu, 15 Oktober 2023 10:10
Gresik (BM) – Krisis ketersediaan air bersih jika memasuki musim kemarau jadi persoalan laten warga Dusun Karangasem Desa Sirnoboyo Kecamatan Benjeng. Telaga sebagai sumber penyuplai kebutuhan air tak lagi dapat diandalkan jika sudah memasuki musim kemarau.
Kondisi dangkal daya tampung air tak maksimal dibanding kebutuhan warga jadi sebab telaga kering merontang jika memasuki Bulan Agustus. Tak ayal untuk memenuhi kebutuhan air bersih, warga mengandalkan air sumur yang terasa payau dan licin, bantuan droping air bersih hingga membeli dari luar desa dengan harga lebih mahal.
Berangkat persoalan laten itu, warga berinisiatif merehabilitasi telaga dengan meningkatkan daya tampung dari 15 ribu meter kubik air jadi 35 meter kubik air dan saluran air yang mengitari desa sepanjang 1,2 kilometer.
Sekretaris Desa (Sekdes) Sirnoboyo Srianto Arifin mengungkapkan peningkatan daya tampung telaga sudah digagas sejak 5 tahun lalu. Melalui musrenbangdes maupun permohonan bantuan lainnya. Namun selain minimnya ketersediaan anggaran di desa, terjadi pandemi Covid-19. Sehingga program itu tidak realisasi. Akhirnya melalui penggalangan dana swadaya masyarakat melakukan peningkatan kapasitas telaga.
“ Baru tahun ini (2023 red) bisa terwujud. Semoga dengan bertambahnya daya tampung telaga bisa mengcover kebutuhan air bagi warga selama musim kemarau sampai musim hujan tiba,” kata Srianto Arifin di Telaga Dusun Karangasem, Minggu (15/10/2023).
Masih menurutnya kegiatan pengerukan telaga untuk meningkatkan daya tampung telaga dan saluran air tanpa menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) maupun Pendapatan Asli Desa (PADes).
“ Anggaran pelaksanaan murni dari swadaya masyarakat. Setelah melalui sejumlah musyawarah dan kesepakatan bersama,” ungkapnya.
Meski begitu lanjut Antok (sapaan akrab Srianto Arifin) anggaran swadaya warga yang terkumpul kalau dihitung dengan pekerjaan rehabilitasi telaga dan saluran tidak cukup untuk mengcover sepenuhnya.
“ Dari situ limbah galian telaga, melalui rapat dan kesepakatan bersama diperuntukan untuk menyokong biaya operasional. Demi realisasinya pelaksanaan rehabilitasi telaga dan saluran,” jelas Antok.
Ia mengucapkan terimakasih ke warga, BPD dan Pemerintahan Desa yang telah berpartisipasi mendukung terlaksananya kegiatan pengerukan telaga dan saluran air.
“ Tanpa dukungan semua warga kegiatan ini tidak akan bisa berjalan baik. Semoga persoalan laten krisis air disini (Karangasem red) bisa teratasi,” pungkasnya.
Senada dikatakan Kepala Dusun (Kasun) Karangasem, Sukirno menurutnya kegiatan ini untuk kepetingan semua warga. Apalagi menyangkut kebutuhan air yang merupakan kebutuhan utama.
“ Sudah puluhan tahun warga kita kesulitan mendapatkan air bersih. Terasa jika musim kemarau. Bulan Agustus ketersediaan air di telaga kering merontang. Semoga setelah dilakukan pengerukan di telaga, kebutuhan air warga selama musim kemarau bisa tercover,” tambah Sukirno.
Partisipasi PT.Batara Cipta Griya
-Selain seluruh warga, PT. Batara Cipta Griya ikut andil berpartisipasi suksesnya pelaksanaan rehabilitasi telaga dan saluran.
Direktur Utama (Dirut) PT.Batara Cipta Griya, Syamsul Arifin mengatakan pihaknya ikut menampung limbah galian pengerukan telaga ketika dalam pelaksanaan tempat buangan limbah ke warga macet.
“ Ada permohonan ke kita (PT.Batara Cipta Griya red) untuk menampung tempat limbah pengerukan telaga demi menyokong realisasinya pelaksanaan rehabilitasi telaga. Sebagai gantinya kita memberikan kompensasi penganti biaya operasional,” terangnya.
Tak hanya itu Syamsul juga mengatakan sejumlah isu yang mencuat terkait pihaknya menjadi penampung tambang galian C ilegal dianggap tidak tepat. Apalagi hingga menyangkut kita belum memiliki Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) merupakan kabar yang merugikan pihaknya.
“ Itu bukan tambang galian c. Asaz manfaat lebih besar demi kepentingan masyarakat. Apalagi menyangkut kebutuhan air yang merupakan salah satu kebutuhan utama,” tandas Syamsul.
Terkait IMB, PT.Batara Cipta Griya sudah mengantongi. “ Jika ada berita miring soal IMB. Jelas merugikan kita. Persoalan ini terkait dengan pemasaran kita. Sebaiknya dichroschek dan klarifikasi dulu sebelum ada pemberitaan,” tegasnya. (and)
Komentar / Jawab Dari
Anda Mungkin Juga Suka
Populer
Newsletter
Berlangganan milis kami untuk mendapatkan pembaruan baru!
Kategori
- Politik (1625)
- Keadilan (700)
- Hukrim (1929)
- Plesir (26)
- Peristiwa (467)
- Feature (41)
- Advertorial (72)
- Nasional (2029)
- Internasional (560)
- Sports (1996)
- Ekonomi (1462)
- Jawa Timur (16403)
- Weekend (23)
- Indonesia Memilih (323)
- Selebrita (61)
- Lifestyle (288)
- Catatan Metro (206)
- Opini (174)
- Fokus (464)
- Highlight (1)
- Timur Raya (14)
- Surabaya (2744)
- Kriminal (120)
- Pasar dan Mall (759)
- tausiyah (37)
- Falcon-G21 Team Dark (0)
- Kolom Metro (2)
- Event & Promo (10)
- Giat Prajurit (15)
- Wisata (33)
- Global (10)
- Pendidikan (204)
- Hukum (23)
