Ngamen di Taman Bungkul, Gadis Remaja ini Kuasai Segudang Alat Musik
- Posting Oleh Nanang
- Senin, 02 Oktober 2023 21:10
SURABAYA (BM) – Tangan serta jemarinya terlihat begitu terampil dan lihai memainkan alat perkusi di depan para pengunjung di Taman Bungkul yang sedang menikmati makan minum. Gadis manis berhijab kelahiran 2004 ini tak merasa minder atau canggung meski dia seorang wanita diantara kelompok penyanyi jalanan yang mayoritas laki-laki.
Maulidia Apriliana yang akrab disapa Lia ini ternyata sudah mahir menguasai tiga alat musik sejak kelas 2 Madrasah Tsanawiyah (MTS) YPM 1 Wonoayu Sidoarjo. Alat musik yang pertama dikuasainya yakni dari Cukelele, Gitar dan Perkusi.
“Awalnya dulu diremehkan teman-teman sekolah dan guru om ketika diminta tampil di event sekolah. Waktu itu sih belum begitu menguasai alat-alat musik, tapi sejak bapak sering kasih motivasi dan dilatih bapak, ya aku selalu diminta tampil menghibur disekolah oleh bapak guru dan teman-teman” ceritanya sambil malu-malu disela-sela rehat setelah keliling sepanjang lapak ditaman Bungkul kepada beritametro.id, Senin (2/10/2023).
Lia mengaku awalnya malu dan canggung harus mengamen disepanjang lapak atau warung di Taman Bungkul. Dia sempat bertanya kepada bapaknya tentant bedanya meminta-minta dengan mengamen dijalanan. Namun, setelah diberi pengertian, mentalnya sudah terasah.
“Ya kalau menyanyi kan kita jual suara sih ya om, dan aku juga pingin membantu bapak ibuku paling tidak meringankan gitu. aku barusan lulus dari SMK YPM 11 Wonoayu angkatan 2023 om. Ngamen ini keinginanku sendiri kok, biar juga dapat duwit juga sih” ceplosnya polos sembari tangannya memainkan stik perkusi.
Anak pertama dari pasangan Sutrisno dan Yenni Hendra Yanti ini setiap hari Senin sampai Jumat membantu ibunya berjualan dirumah, sedangkan untuk hari Sabtu – Minggu, Lia membantu ayahnya ngamen di Taman Bungkul sejak pagi hingga menjelang petang.
“Capek sih ya capek om tapi aku seneng kok” ujarnya tersenyum tipis.
Sedangkan Sutrisno, ayah Lia menambakan, dirinya selalu mendampinginya setiap mengamen. Tak jarang-jarang, Sutrisno juga selalu memberikan motivasi untuk menyemangati.
“Dulu saya selalu berpesan pada lia, jangan sekali-sekali alat musik yang dikuasainya dibawah sekolah, cukup belajar dan memainkan alat-alat musik di rumah. Ya alhmadulillah, dia sudah bisa mandiri sekarang. Tapi saya damping kemana setiap tampil” ungkapnya sambil membawa dan membantu mengangkat alat perkusi yang selesai lia mainkan.
Sutrisno bercerita, sempat bertemu seseorang yang mengaku dari Universitas Airlangga yang tergerak hatinya dan ingin membantu lia untuk kembali meneruskan jenjang pendidikannya karena bakat yang dimiliki Lia.
“Tidak sengaja sebenarnya bertemu dengan beliau juga di Taman Bungkul. Beliau nawarin tahun depan saya dimita untuk menemuinya. Namun, saya sudah bilang kalau ekonomi saya tidak menjangkau, tapi beliau bilang akan membantunya” pungkas pria yang bekerja sebagai Cleaning disebuah klinik ini.
Komentar / Jawab Dari
Anda Mungkin Juga Suka
Populer
Newsletter
Berlangganan milis kami untuk mendapatkan pembaruan baru!
Kategori
- Politik (1625)
- Keadilan (700)
- Hukrim (1900)
- Plesir (26)
- Peristiwa (467)
- Feature (41)
- Advertorial (72)
- Nasional (2028)
- Internasional (560)
- Sports (1991)
- Ekonomi (1457)
- Jawa Timur (16378)
- Weekend (23)
- Indonesia Memilih (323)
- Selebrita (61)
- Lifestyle (288)
- Catatan Metro (206)
- Opini (174)
- Fokus (464)
- Highlight (1)
- Timur Raya (14)
- Surabaya (2739)
- Kriminal (120)
- Pasar dan Mall (759)
- tausiyah (36)
- Falcon-G21 Team Dark (0)
- Kolom Metro (2)
- Event & Promo (10)
- Giat Prajurit (14)
- Wisata (32)
- Global (10)
- Pendidikan (200)
- Hukum (23)
