Ribuan Peserta Antusias Ikuti Karnaval di Padepokan Dimas Kanjeng
- Posting Oleh Redaksi
- Minggu, 03 September 2023 14:09
SURABAYA (BM) - Ribuan peserta terlihat antusias mengikuti karnaval bertema “Karnaval Budaya Miniatur Nusantara” yang digelar di Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi, Desa Wangkal, Kecamatan Gading, Probolinggo, Sabtu (02/9/2024) kemarin. Dengan mengenakan pakaian adat daerah di Indonesia, para peserta menyusuri jalanan di Desa Wangkal untuk memperingati HUT RI ke-78.
Karnaval yang merupakan bagian dari agenda memperingatan HUT RI ke-78 itu digelar oleh Yayasan Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi. Selain karnaval, padepokan yang berada di Desa Wangkal itu juga menyelenggarakan lomba dan pesta rakyat hingga sebulan penuh.
Rangkaian acara yang dimulai sejak 10 Agustus lalu itu,diisi dengan berbagai perlombaa untuk semua kalangan usia. “Kegiatan ini sebagai bentuk syukur kami dalam mengisi kemerdekaan bangsa,” ujar Ketua Panitia Daeng Uci Rahmat Amita.
Pria asal Makassar ini menjelaskan, kegiatan yang sempat vakum sangat lama karena pandemi Covid ini sebenarnya diselenggarakan atas permintaan masyarakat. “Pasca Covid-19, banyak masyarakat yang meminta untuk kembali diselenggarakan kegiataan ini,” ungkapnya.
Tak kurang dari 2.300 peserta dari delapan desa sekitar padepokan turut berpartisipasi dalam karnaval. “Awalnya kami hanya melibatkan tiga desa dan membatasi hanya 1.500 peserta. Namun ternyata banyak desa yang mau mendaftar, dan ternyata peserta yang mendaftar secara resmi sebanyak 2.300 orang. Bahkan mendekati hari H dari setiap kelompok banyak yang menambah pesertanya,” paparnya Daeng Uci.
Sementara itu, Kapolsek Gading Iptu Ahmad Jamil mengatakan, pihaknya sangat bersyukur dengan diselenggarakannya peringatan HUT RI ke-78 oleh Padepokan Dimas Kanjeng. Apalagi menurutnya, kegiatan semacam ini sudah sangat dirindukan oleh masyarakat.
Antusiasme masyarakat, membuat muspika Kecamatan Gading Probolinggo menggelar rapat dengan padepokan. “Setelah kami menggelar musyawarah, ternyata pihak padepokan membuka diri atas permintaan masyarakat. Ini menjadi ajang pemersatu masyarakat yang dilakukan oleh padepokan dan semoga acara seperti ini tetap terus berkesinambungan,” tuturnya.
Pasca pandemi, kegiatan ini merupakan yang pertama kali digelar. Tidak mengherankan jika ribuan masyarakat turut serta menjadi peserta karnaval. “Bagus dan menghibur sekali,” tutur seorang ibu bersama anaknya yang menyaksikan karnaval sampai usai.
Sementara Ahmad Taufik, Kepala Desa Wangkal mengatakan, selain untuk mengobati kerinduan masyarakat akan pesta menyambut HUT RI, kegiatan ini juga dinilai mampu mendorong perekonomian masyarakat sekitar. “Sisi positifnya kegiatan ini juga meningkatkan perekonomian warga,” ucapnya.
Kades Wangkal ini pun berharap, Padepokan Dimas Kanjeng bisa menyelenggarakan kegiatan ini pada tahun-tahun mendatang. “Kami berharap ke depannya bisa dilakukan kegiatan lainnya, sehingga desa kami mendapat perhatian dari masyarakat luar. Ujungnya tentu dapat meningkatkan perekonomian warga,” pungkas Ahmad Taufik. (arf/tit)
Komentar / Jawab Dari
Anda Mungkin Juga Suka
Populer
Newsletter
Berlangganan milis kami untuk mendapatkan pembaruan baru!
Kategori
- Politik (1625)
- Keadilan (700)
- Hukrim (1900)
- Plesir (26)
- Peristiwa (467)
- Feature (41)
- Advertorial (72)
- Nasional (2028)
- Internasional (560)
- Sports (1991)
- Ekonomi (1457)
- Jawa Timur (16378)
- Weekend (23)
- Indonesia Memilih (323)
- Selebrita (61)
- Lifestyle (288)
- Catatan Metro (206)
- Opini (174)
- Fokus (464)
- Highlight (1)
- Timur Raya (14)
- Surabaya (2739)
- Kriminal (120)
- Pasar dan Mall (759)
- tausiyah (36)
- Falcon-G21 Team Dark (0)
- Kolom Metro (2)
- Event & Promo (10)
- Giat Prajurit (14)
- Wisata (32)
- Global (10)
- Pendidikan (200)
- Hukum (23)
