Salah Satu Warga Binaan Rutan Bangil Meninggal. Ini Penyebabnya
- Posting Oleh Adim
- Selasa, 24 Juni 2025 15:06
PASURUAN (BM) - Salah satu warga binaan Rutan Kelas II B Bangil meninggal dunia. Sempat dikabarkan bunuh diri dengan meminum detergen, namun medis berkata lain.
Sempat dikabarkan adanya salah satu tahanan yang masih berstatus titipan dari Kejaksaan Negeri Pasuruan meninggal dunia pada hari Kamis (19/06/2025), ternyata pihak medis Rutan Kelas II B Bangil membeberkan hasil observasinya.
Diklarifikasi terkait adanya salah satu warga binaan yang meninggal dunia, Kepala Pengamanan Rutan Nugroho Adji Wibowo membenarkan adanya hal memilukan tersebut. Selasa (24/06/2025).
Nugroho sapaan akrab Kepala Pengamanan Rutan Bangil mengatakan bahwa warga binaan yang meninggal berinisial RMN (28) memang meninggal dunia setelah berada di RSUD Bangil.
Sebelum dibawa ke RSUD Bangil, warga binaan berinisial RMN tersebut sempat mendapat perawatan dari tim kesehatan di Rutan Bangil.
"Sebelum RMN dibawa ke RSUD Bangil, sempat dilakukan pemeriksaan oleh tim kesehatan di Rutan Bangil. Setelah dilakukan observasi, ternyata yang bersangkutan memiliki riwayat gula darah dan saat itu memang sudah diatas batas normal," ujar Nugroho.
Selain keterangan dari Kepala Pengamanan, bagian kesehatan Rutan Bangil juga dihadirkan guna memperoleh keterangan yang lebih valid, dikarenakan tim kesehatan lebih paham dengan kondisi medis setiap warga binaan.
Monica selaku tim kesehatan Rutan Bangil mengatakan sempat melakukan cek medis, mulai dari tensi darah hingga gula darah warga binaan. Hasilnya, tensi darah RMN terbilang normal, namun gula darahnya diatas angka normal (high).
"Keluhan RMN pertama kali mual muntah dan tidak mau makan sama sekali selama 2 harian. Setelah kita cek gula darah ternyata diangka 477 (high). Normalnya di angka 120 kalau gula darah," terang Monica selaku perawat di Rutan Kelas II B Bangil.
Setelah adanya kejadian tersebut, seluruh warga binaan dikumpulkan untuk diberikan pembinaan oleh petugas di Rutan Kelas II B Bangil.
Bahkan, untuk menghindari adanya penyalahgunaan penggunaan sabun, detergent atau cairan pembersih apapun didalam kamar warga binaan, Rutan Bangil akan membuat tempat khusus untuk laundry.
"Kita masih berkoordinasi dengan Ka Rutan Bangil agar dibuatkan tempat khusus untuk laundry para warga binaan. Agar warga binaan tidak menyalahgunakan cairan pembersih, sabun dan lain sebagainya," tutup Nugroho Adji Wibowo.
(dim)
Komentar / Jawab Dari
Anda Mungkin Juga Suka
Populer
Newsletter
Berlangganan milis kami untuk mendapatkan pembaruan baru!
Kategori
- Politik (1625)
- Keadilan (700)
- Hukrim (1900)
- Plesir (26)
- Peristiwa (467)
- Feature (41)
- Advertorial (72)
- Nasional (2028)
- Internasional (560)
- Sports (1991)
- Ekonomi (1457)
- Jawa Timur (16377)
- Weekend (23)
- Indonesia Memilih (323)
- Selebrita (61)
- Lifestyle (288)
- Catatan Metro (206)
- Opini (174)
- Fokus (464)
- Highlight (1)
- Timur Raya (14)
- Surabaya (2739)
- Kriminal (120)
- Pasar dan Mall (759)
- tausiyah (36)
- Falcon-G21 Team Dark (0)
- Kolom Metro (2)
- Event & Promo (10)
- Giat Prajurit (14)
- Wisata (32)
- Global (10)
- Pendidikan (200)
- Hukum (23)
