Mode Gelap
Image
Minggu, 29 Maret 2026
Logo
Alih Media Analog ke Digital BPN Sidoarjo Dikeluhkan Pemohon
Antrian berjubel nampak setiap harinya di kantor Pertanahan Sidoarjo (dicky)

Alih Media Analog ke Digital BPN Sidoarjo Dikeluhkan Pemohon

Sidoarjo (BM) - Alih media dari analog menuju digital tengah dijalankan oleh Kantor Pertanahan ATR/BPN Kabupaten Sidoarjo.

Namun, meskipun pemerintah telah melakukan berbagai reformasi birokrasi dan upaya untuk meningkatkan pelayanan publik, masih banyak keluhan dari masyarakat terkait lambatnya pelayanan yang diberikan.

Hal ini disampaikan Moh. Soleh warga Wonoayu, Sidoarjo yang mengeluhkan soal lambatnya sistem aplikasi secara online terkait sertifikat tanah.

“ Semua proses yang melalui online Kantor Pertanahan Sidoarjo mengalami kendala dan keterlambatan,” ungkapnya yang mengaku selama seminggu tanpa proses.

Menurutnya layanan elektronik dengan alih media dari analog ke elektronik yang menyebabkan kendalanya sistdm sehingga prosesnya semakin lama dan berbelit.

“ Serasa belum siap dengan sistem elektronik dari produk lama ke sistem baru sehingga terjadi keterlambatan dan sering error,” tandasnya.

Sementara menurut Agus Tri salah satu pegawai notaris membenarkan kejadian teesebut. Menurunya ada keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM) terutama di bidang pelayanan publik, sehingga mengakibatkan peningkatan waktu tunggu dan lamanya proses pelayanan.

“ Kurangnya keterampilan dan motivasi pegawai dan keterbatasan keterampilan dalam melayani publik menjadi faktor penyebab lambatnya pelayanan,” kesalnya.

Bahkan menurut Agus, ketidak profesionalan dan sikap tidak responsif sehingga sering menjadi salah tafsir dalam proses itu.

“ Harapan kami. Perbaikan ini harusnya dilakukan untuk meningkatkan kepastian hukum agar ke depan sertifikat tidak ada masalah, tidak malah serumit ini,” tegasnya.

Sampai berita ini diturunkan belum ada pernyataan resmi dari kantor tanah Sidoarjo terkait persoalan ini. (Bersambung/dicky)

 

Komentar / Jawab Dari