Dalam menjaga diri dari penyalahgunaan Narkotika, Polres Bondowoso Gelar Tes Urine Mendadak "Zero Tolerance" Tegas dan Transparan
- Posting Oleh Djoko
- Rabu, 04 Maret 2026 21:03
Bondowoso,Berita Metro.id Integritas aparat penegak hukum tidak hanya diuji di ruang sidang atau di lapangan saat bertugas saja,Namun dari komitmen menjaga diri dari penyalahgunaan narkotika tentunya jadi Integritas utama. Di tengah ancaman peredaran gelap narkoba yang terus berkembang saat ini, Polres Bondowoso menegaskan komitmennya dengan menggelar tes urine bagi anggota Polri, ASN, dan PPPK, Rabu 4/4/26.
Kegiatan yang dipusatkan di lingkungan Mapolres Bondowoso ini dilaksanakan secara mendadak serta menyeluruh juga diawasi langsung oleh Kapolres Bondowoso AKBP Dr Aryo Dwi Wibowo, S.H., S.I.K., M.M., didampingi Wakapolres Bondowoso Kompol I Gede Suartika, S.H., M.H. Pelaksanaan tes tersebut dilakukan secara profesional, transparan, dan juga sesuai dengan prosedur yang berlaku.
kegiatan tes urin ini merupakan bagian dari komitmen internal Polres Bondowoso,dalam mewujudkan prinsip Zero Narkoba di lingkungan institusi di tubuh Seluruh personel, baik anggota Polri, aparatur sipil negara, maupun pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja,mengikuti pemeriksaan tanpa pengecualian.
Langkah ini tidak hanya bersifat pengawasan,Namun juga pencegahan dini terhadap potensi penyalahgunaan narkotika di internal kepolisian. Sebagai garda terdepan dalam pemberantasan narkoba, aparat kepolisian dituntut memiliki integritas moral dan profesionalisme yang tidak tercela.
Pernyataan Kapolres: Disiplin dan Hukum Adalah Harga Mati di Tubuh Polri.Kapolres Bondowoso AKBP Dr Aryo Dwi Wibowo menegaskan bahwa tes urine merupakan implementasi nyata dari penegakan dalam disiplin dan kepatuhan hukum di tubuh Polri.
“Sebagai aparat penegak hukum, anggota Polri terikat oleh Undang Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, serta Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 2003 tentang Peraturan Disiplin Anggota Polri. Setiap personel wajib menjaga kehormatan, martabat, serta integritas institusi. Penyalahgunaan narkotika adalah pelanggaran berat, baik secara pidana maupun disiplin, dan tidak akan kami toleransi,” tegas AKBP Dr. Aryo.
Kapolres Bondowoso menambahkan, bahwa dalam langkah ini juga sejalan dengan komitmen Polri dalam mendukung Undang Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, yang secara tegas mengatur sanksi bagi penyalahguna dan pengedar narkotika.
“Tidak mungkin kita memberantas narkoba secara maksimal apabila internal kita sendiri tidak bersih. Oleh karena itu, pengawasan melekat dan pemeriksaan berkala menjadi instrumen penting dalam menjaga profesionalitas serta kepercayaan publik terhadap institusi Polri,” ujar AKBP Dr Aryo.
Narkoba tidak hanya merusak kesehatan fisik dan mental,Namun juga menghancurkan masa depan individu serta stabilitas secara sosial. Penyalahgunaan narkotika dapat menyebabkan gangguan sistem saraf, kerusakan organ vital, ketergantungan sangat berat, hingga menimbulkan gangguan perilaku yang berujung pada tindak untuk berbuat kriminal.
Dalam konteks institusi penegak hukum, dampaknya jauh lebih serius. Personel yang terpapar narkoba berpotensi kehilangan objektivitas, melemahkan daya tahan mental, serta membuka celah terjadinya penyimpangan kewenangan. Hal ini dapat merusak citra institusi dan menggerus kepercayaan masyarakat terhadap citra kepolisian.
Karena itu, tes narkoba bagi anggota Polri bukan sekedar formalitas, melainkan juga kebutuhan mendasar untuk memastikan bahwa setiap personel benar benar siap secara fisik,dalam mental,serta moral dalam menjalankan tugas-tugas negara.
Pelaksanaan tes urine yang disaksikan langsung oleh Kapolres Bondowoso dan juga Wakapolres menunjukkan komitmen transparansi dan keteladanan sebagai pimpinan. Pimpinan tidak hanya memberi perintah, tetapi juga hadir memastikan proses berjalan dengan objektif serta akuntabel.
ini menjadi pesan tegas bahwa Polres Bondowoso tidak memberikan ruang bagi pelanggaran hukum di internal dan institusi. Disiplin, profesionalisme, dan integritas adalah fondasi utama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Di tengah tantangan pemberantasan narkoba yang semakin kompleks,dengan ketegasan dimulai dari dalam. Polres Bondowoso menunjukkan bahwa perang melawan narkotika tidak hanya diarahkan ke luar, Namun juga dibentengi dari dalam tubuh institusi itu sendiri.
Dengan komitmen kuat, pengawasan berkelanjutan, dan kepatuhan terhadap hukum, Polres Bondowoso menegaskan bahwa kepercayaan masyarakat adalah amanah yang harus dijaga. Integritas bukan sekedar slogan, melainkan prinsip yang ditegakkan tanpa kompromi.( Sun ).
Komentar / Jawab Dari
Anda Mungkin Juga Suka
Populer
Newsletter
Berlangganan milis kami untuk mendapatkan pembaruan baru!
Kategori
- Politik (1625)
- Keadilan (700)
- Hukrim (1860)
- Plesir (26)
- Peristiwa (465)
- Feature (41)
- Advertorial (72)
- Nasional (2028)
- Internasional (560)
- Sports (1991)
- Ekonomi (1454)
- Jawa Timur (16351)
- Weekend (23)
- Indonesia Memilih (323)
- Selebrita (61)
- Lifestyle (288)
- Catatan Metro (206)
- Opini (174)
- Fokus (464)
- Highlight (1)
- Timur Raya (14)
- Surabaya (2736)
- Kriminal (120)
- Pasar dan Mall (759)
- tausiyah (36)
- Falcon-G21 Team Dark (0)
- Kolom Metro (2)
- Event & Promo (9)
- Giat Prajurit (14)
- Wisata (32)
- Global (10)
- Pendidikan (195)
- Hukum (23)
