Mode Gelap
Image
Selasa, 28 April 2026
Logo
Disnaker Gresik Gelar Job Fair ada 2 Ribu Loker
Kadisnaker Gresik, Zainul Arifin saat kegiatan May Day

Disnaker Gresik Gelar Job Fair ada 2 Ribu Loker

Gresik,(BM) – Upaya mengurangi jumlah penganguran di Kota Santri terus dijalankan Pemkab Gresik. Terobosan dilakukan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Gresik yang berkolaborasi dengan perusahaan menggelar Job Fair 2024. Kegiatan yang dihelat di Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEB) pada tanggal 15 – 16 Mei itu akan diikuti 50 perusahaan dan menyediakan 2 ribu lowongan kerja (Loker).

Kepala Disnaker Gresik, Zainul Arifin mengatakan selain pelatihan kerja, kegiatan Job Fair merupakan bagian untuk mewujudkan program Nawakarsa Bupati Gresik yakni Gresikerja sebagai upaya mengurangi pengangguran, khususnya bagi warga Gresik.

“ Loker yang disediakan hingga ke luar negeri. Ijazah yang dipersyaratkan minimal SMA atau SMK hingga S1 (Starta satu). Job Fair dikhususkan warga Gresik. Tidak dipunggut biaya, gratis. Pencari kerja bisa mendaftar melalui situs Disnaker Gresik, ak1.gresikkab.go.id dengan mengisi formulir ak1, sekaligus verifikasi pelamar kerja,” kata Zainul Arifin di kantornya, Senin ( 06/05/2024).

Masih menurutnya dalam gelaran Job Fair pihaknya tidak mengandeng jasa outsorcing (OS). Langsung perusahaan yang buka loker.

“ Pelamar kerja yang diterima nanti langsung dijadikan karyawan. Gelaran ini akan dijadikan agenda rutin setiap tahun,” tambahnya.

 Sementara disinggung mengenai angka pengangguran di Gresik saat ini yang diangka 6,82 persen. Zainul optimis dapat menekan angka penganguran.

“ Kita ingin menyingkronkan antara investasi, pertumbuhan industri dengan angka pengangguran. Salah satunya dengan memberikan peluang kesempatan kerja. Apalagi saat ini di JIIPE investasi terus masuk. Tentunya nanti peluang kerja bagi warga Gresik semakin banyak,” terangnya.

Untuk menekan angka pengangguran pihaknya akan mengelar pelatihan dan sertifikasi kerja, kerjasama dengan lembaga advokasi, Apindo, Hipmi, Kadin, serikat pekerja serta Legislatif.

“ Penyerapan tenaga kerja lokal, yang memiliki skill dan keterampilan dan berdaya saing itu yang akan kita galakan,” pungkas Zainul. (dik)

 

 

 

Komentar / Jawab Dari