Mode Gelap
Image
Sabtu, 23 Mei 2026
Logo
Gudang Bahan Peledak Mako Brimob Morokrembangan Meledak Dua Kali. 10 Anggota Gegana Alami Luka Ringan, dan Sejumlah Bangunan Warga, Kecamatan dan Kodim Rusak
Irjen Pol Imam Sugianto, Kapolda Jawa Timur ketika memberikan keterangan kepada awak media di Mako Brimob saat meninjau TKP ledakan, Senin (4/3/2024) petang.

Gudang Bahan Peledak Mako Brimob Morokrembangan Meledak Dua Kali. 10 Anggota Gegana Alami Luka Ringan, dan Sejumlah Bangunan Warga, Kecamatan dan Kodim Rusak

SURABAYA (BM) - Gudang Penyimpanan bahan peledak di Markas Detasemen Gegana, Satuan Brimob di Jalan Gresik, Morokerembangan, Surabaya, Senin (4/3/2024) sekitar pukul 10.19 WIB meledak Dua kali yang rencananya, bahan-bahan peledak tersebut akan dimusnahkan (disposal) namun keburu meledak.

Akibat peristiwa ini bangunan Mako Brimob dan rumah warga sekitar termasuk kantor Kecamatan dan Kodim mengalami kerusakan dan dari peristiwa ini 10 orang dari 15 anggota Gegana Brimob juga mengalami luka ringan terkena imbas ledakan saat melakukan latihan olah TKP paska ledakan.

"Kebetulan ada anggota kita menjadi korban mengalami luka ringan yang sedang melakukan latihan olah TKP paska ledakan yang berjarak 10 meter dari gudang yang meledak. Kita lihat di TKP tadi kaca-kacanya pecah mungkin efek kaca itu sehingga mengenai anggota kita. Anggota kita yag mengalami korban ringan ini sudah dibawa dan ditangani di RS Bhayangkara," Ungkap Irjen Pol Imam Sugianto, Kapolda Jawa Timur ketika memberikan keterangan kepada awak media di Mako Brimob saat meninjau TKP ledakan, Senin (4/3/2024) petang.

Kapolda menjelaskan, analisa sementara penyebab ledakan di gudang Mako Brimob tersebut karena pengaruh cuaca panas yang mengenai bahan-bahan peledak yang ada di gudang sehingga memicu terjadinya ledakan.

"Kemungkina karena tataran sinar matahari yang cukup panas, sehingga bahan tersebut bisa membuat efek ledakan, analisa sementara. Pemicunya panas," ulas Irjen Pol Imam Sugianto..

Imam mengatakan Tim Jihandak Gegana Satbrimob Polda Jatim memang belum memiliki gudang penyimpanan temuan bahan peledak yang sesuai standar.

Kini tim gabungan masih menelusuri perihal ledakan tersebut. Tim Labfor Polda Jatim, Gegana Satbrimob Polda, dan Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak diterjunkan ke lokasi.

"Ini murni kecelakaan, ledakan, yang diduga dari sisa-sisa bahan peledak. Kategori low explosive. Mudah-mudahan nanti setelah mendapat hasil lengkap kami akan informasikan kepada rekan-rekan media," pungkasnya.

Sekedar diketahui, rombongan Kapolda Jatim Irjen Pol Imam Sugianto tiba di Kantor Subden Jibom Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Jatim, untuk meninjau langsung titik ledakan jenis low explosive di markas penjinak bom tersebut usai menyelesaikan tugas di daerah.

Sebagaimana diketahui, terjadi dua kali ledakan yang berasal dari gudang tempat penyimpanan bahan peledak.

Ledakan pertama pada pukul 10.19 WIB. Sedangkan ledakan kedua berupa letupan kecil pada pukul 13.10 WIB. Ledakan ini menimbulkan kerusakan pada bangunan, satu unit mobil DMax. Tak ada korban jiwa hanya 10 dari 15 anggota Brimob mengalami luka ringan akibat ledakan yang ditimbulkan.

Komentar / Jawab Dari