Mode Gelap
Image
Rabu, 12 Agustus 2026
Logo

AMBIL LANGKAH CEPAT MITIGASI KERUSAKAN, KEPALA SDN PUCANG 1 SIDOARJO PASTIKAN LAYANAN PEMBELAJARAN TETAP KONDUSIF

AMBIL LANGKAH CEPAT MITIGASI KERUSAKAN, KEPALA SDN PUCANG 1 SIDOARJO PASTIKAN LAYANAN PEMBELAJARAN TETAP KONDUSIF
Penanganan Gedung SDN Pucang 1 Sidoarjo / Mitigasi Sekolah Rusak / Pembelajaran 2 Shift Sidoarjo

SIDOARJO beritametro.id – Menanggapi sorotan publik terkait kondisi sarana fisik di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Pucang 1 Sidoarjo, Kepala SDN Pucang 1 Sidoarjo, Sri Hariyani, memberikan penjelasan resmi mengenai langkah-langkah mitigasi dan penanganan cepat yang telah serta sedang dijalankan oleh pihak sekolah bersama instansi terkait.

Sri Hariyani menegaskan bahwa penanganan terhadap area bangunan yang terdampak kerusakan telah direspons secara sigap oleh pihak-pihak berwenang. Lokasi sekolah dilaporkan telah ditinjau langsung oleh jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Sidoarjo serta Komisi D DPRD Kabupaten Sidoarjo yang membidangi sektor pendidikan dan kesejahteraan rakyat.

"Kami sudah berkoordinasi erat dan menerima peninjauan lapangan langsung dari pihak Dinas Pendidikan serta Komisi D DPRD Sidoarjo. Sinergi ini memastikan bahwa penanganan fisik dan rencana perbaikan infrastruktur sekolah dapat segera direalisasikan," ujar Sri Hariyani.

Terkait teknis pembelajaran, pihak sekolah mengambil kebijakan penyesuaian dengan menerapkan sistem belajar 2 shift secara sementara demi menjamin keselamatan para siswa dan tenaga pengajar tanpa mengabaikan mutu pendidikan.

Di samping itu, langkah relokasi internal juga telah dilakukan untuk ruang-ruang yang memerlukan penanganan khusus:

Penanganan Perpustakaan: Aktivitas dan fasilitas perpustakaan telah dipindahkan secara aman ke ruang Kelas 3D.

Perbaikan Kelas: Area Kelas 3C saat ini difokuskan untuk menjalani proses perbaikan dan perapihan fisik secara menyeluruh.

Sri Hariyani memastikan bahwa seluruh kebijakan taktis ini tidak mengganggu jalannya aktivitas pendidikan secara umum. Proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) maupun partisipasi siswa dalam berbagai ajang perlombaan serta kegiatan ekstrakurikuler tetap berjalan lancar dan berprestasi seperti biasa.

"Kami memastikan seluruh layanan pembelajaran, proses belajar mengajar harian, hingga keikutsertaan siswa dalam berbagai lomba sama sekali tidak terganggu. Hak anak-anak untuk mendapatkan pendidikan yang aman, nyaman, dan berprestasi tetap menjadi prioritas utama kami," pungkasnya.(BM/Red/Dea)

Komentar / Jawab Dari