Melihat Lebih Dekat Konsep Edukasi PKBM Budi Utama Penggagas Sekolah Aliran Sungai
- Posting Oleh Nanang
- Jumat, 26 Juni 2026 15:06
SURABAYA (BM) - Mungkin tak banyak yang tahu jika di Jalan Raya Karah 4 ini ada sebuah Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) yang bernama Budi Utama yang mempunyai sekolah dengan mengakomodir konsep edukasi lingkungan yakni Sekolah Aliran Sungai. Dimana dalam masa pengenalan lingkungan sekolah, PKBM Budi Utama memberikan edukasi tentang kondisi sungai kepada siswa kejar paket A, B dan C (SD, SMP dan SMA).
Adapun edukasi yang diberikan PKBM Budi Utama adalah tentang menjaga lingkungan sungai, menekankan kebersihan sungai serta menjelaskan sejumlah ekosistem yang hidup di sekitar perairan sambil menaiki sebuah perahu motor di Kali Surabaya.
Ketua PKBM Budi Utama, Imam Rochani saat ditemui menjelaskan, tujuan Sekolah Aliran Sungai ini agar sejak dini anak-anak mengetahui fungsi sungai sebagaimana mestinya. "Anak anak agar tahu dan mengerti seperti apa kehidupan masyarakat bantaran sungai. Jenis jenis biota di sungai apa saja. Lalu ekosistemnya serta mengajak mereka menjaga kebersihan sungai," ujarnya, Jumat (26/06).
"Program Sekolah Aliran Sungai dengan menyusuri Sungai Surabaya dari dermaga PKBM Budi Utama menuju Terminal Joyoboyo dan kembali lagi merupakan susur sungai sehingga sungai adalah ruang belajar,” ulas Imam.
Susur sungai menurut Imam, bukan sekadar rekreasi. melainkan media pembelajaran kontekstual dan menjadi hal rutin yang dilakukan. Banyak wawasan yang bisa digali siswa untuk memahami peran vital sungai bagi kehidupan manusia.
“Di dalam kegiatan ini ada implementasi langsung dari mata pelajaran IPA dan IPS. Ke depan, kami ingin sungai tidak lagi menjadi tempat pembuangan sampah. Sungai harus selalu dilestarikan. dan kami berencana memasukkan kegiatan ini sebagai penilaian muatan lokal.” paparnya.
Imam menambahkan, salah satu fokus utama pembelajaran adalah terkait kehidupan sungai. Serta terkait dengan implementasi kurikulum pelestarian lingkungan.
"Kami ajarkan bagaimana cara merawat lingkungan di sungai, yang dimulai sejak usia dini. Dengan tidak membuang sampah sembarangan di sungai," paparnya.
Menurutnya, dengan dikenalkan sedini mungkin, anak-anak bisa menghargai sungai mengingat airnya juga dimanfaatkan untuk bahan baku air PDAM Surabaya.
PKBM Budi Utama sendiri berencana mengembangkan program ini dengan mengajak sekolah-sekolah lain di sepanjang bantaran sungai. Pihak sekolah akan menyiapkan armada perahu serta dermaga. serta memberikan pembekalan terlebih dahulu kepada para guru kelas dan pembimbing. Metode belajarnya pun akan dikembangkan secara lintas mata pelajaran.
Siswa nantinya bisa menghitung volume sampah untuk pelajaran Matematika, lalu mempelajari ekosistemnya dalam pelajaran Biologi. Program ini diharapkan bersinergi dengan program Kali Bersih atau Prokasih yang dicanangkan pemerintah.
Komentar / Jawab Dari
Anda Mungkin Juga Suka
Populer
Newsletter
Berlangganan milis kami untuk mendapatkan pembaruan baru!
Kategori
- Politik (1625)
- Keadilan (701)
- Hukrim (1961)
- Plesir (26)
- Peristiwa (469)
- Feature (41)
- Advertorial (72)
- Nasional (2043)
- Internasional (560)
- Sports (1998)
- Ekonomi (1486)
- Jawa Timur (16451)
- Weekend (23)
- Indonesia Memilih (323)
- Selebrita (61)
- Lifestyle (290)
- Catatan Metro (206)
- Opini (174)
- Fokus (464)
- Highlight (1)
- Timur Raya (14)
- Surabaya (2759)
- Kriminal (120)
- Pasar dan Mall (759)
- tausiyah (37)
- Falcon-G21 Team Dark (0)
- Kolom Metro (2)
- Event & Promo (11)
- Giat Prajurit (16)
- Wisata (34)
- Global (10)
- Pendidikan (210)
- Hukum (24)
