Mode Gelap
Image
Sabtu, 18 April 2026
Logo

Polda Jatim Tahan Empat Anggota Polisi Terkait Tahanan Tewas di Polres Tanjung Perak

Polda Jatim Tahan Empat Anggota Polisi Terkait Tahanan Tewas di Polres Tanjung Perak
Dirmanto, Kabid Humas Polda Jatim

SURABAYA (BM) - Polda Jatim menahan empat anggota polisi yang terlibat pelanggaran tahanan tewas di Mapolres Tanjung Perak. Sebelumnya, seorang tahanan kasus narkoba bernama Abdul Kadir tewas di ruang tahanan Polres Pelabuhan Tanjung Perak beberapa waktu lalu.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Dirmanto membenarkan bahwa empat anggota polisi itu dilakukan penahanan atas dugaan pelanggaran disiplin. "Setelah pemeriksaan mendalam oleh Propam, ada tindakan yang tidak dilakukan oleh anggota kami, yaitu tidak melakukan jaga tahanan dengan baik. Jadi, ada empat anggota yang diduga melakukan pelanggaran disiplin," ujarnya di Mapolda Jatim, Selasa (9/5/2023).

Dirmanto menungkapkan, empat anggota tersebut diantaranya, Kasat Tahti Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya yang berpangkat ajun komisaris polisi (AKP), sementara tiga polisi lainnya merupakan penjaga tahanan yang berpangkat ajun inspektur polisi dua (Aipda). "Tiga bintara dan satunya perwira yang membawahi tahanan," bebernya.

Saat ini, keempat anggota polisi tersebut masih dalam pemeriksaan oleh Bidpropam Polda Jatim. Dirmanto menegaskan, jika ditemukan pelanggaran yang memberatkan, maka akan dikenakan sanksi berat. Selain itu, Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak juga turut dimintai keterangannya.

Dirmanto membenarkan kalau pihaknya telah menetapkan sebanyak 13 tersangka atas kasus tewasnya tahanan tersebut. Semua tersangka merupakan tahanan yang ada dalam Polres Pelabuhan Tanjung Perak. "Sementara (kasusnya ini) penganiayaan terhadap sesama tahanan di dalam Polres Pelabuhan Tanjung Perak," tegas Dirmanto.

Perlu diketahui, Abdul Kadir yang merupakan tahanan kasus narkoba dinyatakan meninggal dunia saat perjalanan dari Mapolres Tanjung Perak menuju ke RS PHC Surabaya pada lalu. Saat itu pihak kepolisian menyebut jika Kadir meninggal lantaran sakit asma.

Karena tidak percaya, keluarga korban membuka jenazah korban kemudian ditemukan sejumlah bekas luka di tubuh dan kepala korban. Tak terima, keluarga korban akhirnya meminta kasus ini diusut secara tuntas. (arf/tit)

Komentar / Jawab Dari