Mode Gelap
Image
Jumat, 29 Mei 2026
Logo
Proses Evakuasi Buaya Muara di Permukiman Warga Berjalan Dramatis dan Tegang
Seekor Buaya Muara yang berhasil dievakuasi petugas

Proses Evakuasi Buaya Muara di Permukiman Warga Berjalan Dramatis dan Tegang

SURABAYA (BM) -  Sejak adanya laporan pemiliknya Zainudin, Senin (09/06/2025) sore, seekor buaya muara sepanjang 2 meter dengan diameter 30 sentimeter gagal dievakuasi dari rumah warga di Jalan Manyar Sabrangan, karena Fasilitas penangkaran di Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Surabaya belum siap menampung reptil tersebut. 

Dan setelah fasilitas penangkaran dirasa siap pada Selasa siang (10/6/2025), evakuasi seekor buaya muara sepanjang 2 meter dengan diameter 30 sentimeter yang dipelihara warga berhasil dievakuasi oleh petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya berjalan tegang dan dramatis.  

Ternyata proses evakuasi yang berlangsung sekitar setengah jam ini diwarnai perlawanan sengit dari Buaya tersebut. Butuh lima petugas BPBD untuk menaklukkan buaya yang kemudian diketahui bernama Coki ini. 

"Evakuasi cukup sulit karena buaya sempat melawan," ujar Krisna, petugas BPBD Kota Surabaya.

"Kami hanya menggunakan tali tambang dan karung goni.  Untungnya, akhirnya berhasil kami amankan tanpa ada korban." terangnya.

Ketegangan dalam proses evakuasi juga dirasakan sejumlah warga. Hal ini dikarenakan warga memang sedikit resah, dan khawatir sewaktu-waktu buaya tersebut lepas dan membahayakan warga sekitar. 

"Saya sempat khawatir kalau buaya itu lepas dan membahayakan warga," ungkap Yanti, tetangga pemilik buaya. "Rasanya lega sekali akhirnya dievakuasi." ulasnya. 

Setelah berhasil dijinakkan, buaya Coki yang telah dipelihara Zainudin selama enam tahun terakhir, dibawa ke Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kota Surabaya untuk penanganan lebih lanjut.  Zainudin sendiri mengaku bersyukur Coki dalam keadaan sehat dan gemuk. 

"Saya berharap Coki bisa segera dilepasliarkan ke habitat aslinya," kata Zainudin. "Sudah enam tahun saya pelihara, dan saya ingin dia kembali ke alam bebas." paparnya lagi.

Awalnya Kandang Belum Siap, Buaya Muara 2 Meter Gagal Dievakuasi dari Rumah Warga 

Seekor buaya muara sepanjang 2 meter dengan diameter 30 sentimeter gagal dievakuasi dari rumah warga di Jalan Manyar Sabrang, Surabaya, Senin sore (09/06/2025).  Penyebabnya?  Fasilitas penangkaran di Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Surabaya belum siap menampung reptil tersebut. 

Buaya tersebut diserahkan oleh pemiliknya, Zainudin, karena merasa kesulitan merawatnya.  "Awalnya saya nemu dia pas lagi mancing di Sungai Jagir, tujuh tahun lalu," cerita Zainudin. "Dulu masih kecil, saya kasih makan kepala ayam satu kilo sehari. Sekarang sudah besar banget, makannya juga tambah banyak, saya nggak sanggup lagi ngerawatnya." 

Zainudin menghubungi call center 112 Pemerintah Kota Surabaya untuk meminta bantuan evakuasi.  Tim penyelamat dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya pun langsung menuju lokasi. 

Namun, upaya evakuasi terpaksa ditunda.  Danru III Tim Rescue DPKP Kota Surabaya, Hanggar Fradiyanto, menjelaskan, "Evakuasi ditunda sampai besok karena kandang penangkaran di BKSDA belum siap.  Kami masih menunggu informasi lebih lanjut dari pihak BKSDA." pungkasnya.

Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya kesadaran masyarakat dalam memelihara satwa liar.  Pihak berwenang mengimbau agar masyarakat tidak memelihara satwa liar yang berpotensi membahayakan, dan segera melaporkan jika menemukan satwa liar di sekitar pemukiman.

Komentar / Jawab Dari