Mode Gelap
Image
Minggu, 09 Agustus 2026
Logo

9 KANTAH DIDUGA 'SAKIT', MENTERI NUSRON WAHID SEBUT BPN JEMBER MASUK RADAR EVALUASI ATR/BPN

9 KANTAH DIDUGA 'SAKIT', MENTERI NUSRON WAHID SEBUT BPN JEMBER MASUK RADAR EVALUASI ATR/BPN
Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Jember, Ir. M. Sochib Lutfi, S.ST., M.M., QRMP., IPM

JEMBER beritametro.id – Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Jember mendadak menjadi sorotan nasional setelah masuk dalam daftar evaluasi intensif Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid, mengungkapkan bahwa BPN Jember bersama 9 kantor pertanahan lainnya kini berada dalam pemantauan khusus karena masuk dalam kategori daerah yang memerlukan penanganan dan perbaikan kinerja secara menyeluruh.

Selain Kantah Kabupaten Jember, beberapa daerah yang turut masuk dalam radar pemantauan tersebut antara lain Jakarta Barat, Jakarta Timur, Bogor, Bogor 2, Kabupaten Bandung, Kota Kendal, dan Gresik.

Pembenahan Tata Kelola dan Kinerja Layanan

Langkah tegas yang diambil jajaran kementerian ini bertujuan untuk membenahi sistem tata kelola pertanahan, percepatan penyelesaian sengketa, hingga pembersihan potensi praktik pungutan liar maupun jaringan mafia tanah yang dinilai kerap menghambat arus pelayanan publik.

Di bawah kepemimpinan Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Jember, Ir. M. Sochib Lutfi, S.ST., M.M., QRMP., IPM, Kantah Jember kini memfokuskan langkah pada pembenahan internal serta akselerasi kinerja guna menjawab sorotan kementerian tersebut secara konkret.

Komitmen Pembenahan Internal BPN Jember

Menanggapi perhatian khusus dari kementerian pusat, jajaran BPN Jember terdorong untuk segera mempercepat penyelesaian tunggakan berkas, menata sistem administrasi pertanahan, serta memastikan bahwa seluruh program strategis seperti Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) dan digitalisasi layanan dapat berjalan transparan.

Mampukah jajaran BPN Jember di bawah kepemimpinan M. Sochib Lutfi memulihkan performa pelayanan dan keluar dari status evaluasi kementerian dalam waktu dekat? Publik kini menunggu langkah taktis dan transparansi nyata dari Kantah Jember.(BM/Red/Dea)

Komentar / Jawab Dari