LUASAN KEBAKARAN BROMO TERUS MELEJIT, PEMPROV JATIM ANDALKAN DUA HELIKOPTER WATER BOMBING: MAMPUKAH PADAM HARI INI?
- Posting Oleh dicky
- Minggu, 09 Agustus 2026 01:08
MALANG beritametro.id – Luas area kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Bromo terus menunjukkan peningkatan yang signifikan. Semula area terdampak terkonfirmasi hanya seluas 7,9 hektare, lalu melonjak ke 44 hektare, 51 hektare, hingga kini meluas ke ratusan hektare.
Guna menanggulangi perambatan api yang kian masif, Pemprov Jatim berkoordinasi intensif dengan BNPB untuk menerjunkan helikopter water bombing berkapasitas besar.
Menerjunkan Dua Helikopter Berkapasitas Besar
Satu unit helikopter water bombing asal Kalimantan Tengah telah beroperasi di lokasi, sementara satu unit helikopter tambahan dijadwalkan mendarat di Malang pada Sabtu (8/8/2026).
Penanganan dari udara ini diharapkan mampu mempercepat pemadaman titik api yang sulit dijangkau. Sebelum bantuan armada dari pusat tiba, pemadaman udara hanya bertumpu pada drone siram yang memiliki kapasitas terbatas (100–150 liter) dan sebatas difungsikan untuk pembasahan.
Kendala Angin Kencang dan Jam Operasional Lanud
Meski armada udara ditambah, operasi water bombing tetap menghadapi tantangan alam dan teknis yang cukup berat:
Faktor Cuaca: Hembusan angin kencang di atas perbukitan kerap membahayakan penerbangan helikopter serta membiaskan ketepatan jatuhnya air ke titik api.
Batas Waktu Operasional: Penerbangan dari Lanud Abdulrachman Saleh dibatasi hingga pukul 16.30 WIB setiap harinya demi alasan keselamatan operasional udara.
Di sisi lain, terdapat efisiensi waktu pengambilan air. Sumber air water bombing kini diambil langsung dari Ranu Pane, sehingga jarak tempuh pengambilan air jauh lebih dekat dibandingkan skema penanganan kebakaran Bromo pada tahun 2019 lalu.
Khofifah Optimistis Kebakaran Segera Tuntas
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, berharap kondisi angin di kawasan Bromo bersahabat agar dua helikopter pengebom air tersebut dapat melakukan manuver sortie secara maksimal.
Dengan tersisanya sekitar tiga titik api utama serta tambahan armada water bombing, Khofifah optimistis musibah kebakaran ini dapat segera dipadamkan secara total.
"Hari ini insyaallah kalau satu lagi datang, mudah-mudahan bisa tuntas," ujar Khofifah Indar Parawansa.(BM/Red/Dea)
Komentar / Jawab Dari
Anda Mungkin Juga Suka
Populer
Newsletter
Berlangganan milis kami untuk mendapatkan pembaruan baru!
Kategori
- Politik (1627)
- Keadilan (704)
- Hukrim (2000)
- Plesir (29)
- Peristiwa (484)
- Feature (41)
- Advertorial (72)
- Nasional (2097)
- Internasional (562)
- Sports (2001)
- Ekonomi (1511)
- Jawa Timur (16550)
- Weekend (24)
- Indonesia Memilih (323)
- Selebrita (63)
- Lifestyle (299)
- Catatan Metro (207)
- Opini (176)
- Fokus (464)
- Highlight (2)
- Timur Raya (14)
- Surabaya (2787)
- Kriminal (122)
- Pasar dan Mall (759)
- tausiyah (37)
- Falcon-G21 Team Dark (0)
- Kolom Metro (2)
- Event & Promo (13)
- Giat Prajurit (16)
- Wisata (35)
- Global (10)
- Pendidikan (212)
- Hukum (28)
