P2CKTR SIDOARJO MASIFKAN SOSIALISASI IMB DARING, PENATAAN FASUM PEMAKAMAN, DAN LEGALITAS PERUMAHAN
- Posting Oleh dicky
- Rabu, 05 Agustus 2026 12:08
SIDOARJO beritametro.id – Dalam upaya mewujudkan tata ruang wilayah yang tertib, aman, dan berkelanjutan, Dinas Perumahan, Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang (P2CKTR) Kabupaten Sidoarjo menggencarkan sosialisasi program strategis terbarunya. Fokus utama program ini meliputi kemudahan perizinan bangunan secara digital (E-SIMBG), penyerahan Fasilitas Umum (Fasum) dan Fasilitas Sosial (Fasos) perumahan—khususnya area pemakaman umum—serta percepatan pembebasan lahan untuk infrastruktur daerah.
Langkah terpadu ini dipimpin langsung oleh Kepala Dinas P2CKTR Kabupaten Sidoarjo, Ir. Mochamad Bachruni Aryawan, M.M., guna memastikan pertumbuhan permukiman di Sidoarjo selaras dengan Masterplan Tata Ruang Wilayah.
Penataan RTH, Fasum Pemakaman, dan Legalisasi Permukiman
Melalui sosialisasi ini, Dinas P2CKTR mengimbau para pengembang real estate serta masyarakat luas untuk mematuhi kewajiban penyediaan Fasos/Fasum, terutama ketersediaan lahan pemakaman umum terpadu yang memadai di tiap kawasan permukiman.
Kepala Dinas P2CKTR Kabupaten Sidoarjo, Ir. Mochamad Bachruni Aryawan, M.M., menegaskan pentingnya kolaborasi antara pihak swasta, pengembang, dan warga agar penataan kota berjalan rapi dan tidak memicu konflik di kemudian hari.
"Pertumbuhan perumahan di Sidoarjo sangat pesat. Karena itu, program utama yang kami sosialisasikan saat ini adalah percepatan penyerahan aset Fasos-Fasum dari pengembang ke pemerintah daerah, khususnya kepastian ketersediaan pemakaman umum. Kita ingin memastikan setiap warga yang tinggal di perumahan mendapatkan hak atas lingkungan yang layak, tertata, serta memiliki legalitas tata ruang yang jelas," tegas Kepala Dinas P2CKTR Sidoarjo, Ir. Mochamad Bachruni Aryawan, M.M.
Kemudahan Perizinan dan Pembebasan Lahan Infrastruktur
Selain tata kelola permukiman, Bachruni juga menggarisbawahi pentingnya keterbukaan informasi mengenai pembebasan lahan untuk fasilitas umum dan jalan prioritas daerah agar proses pembangunan infrastruktur berjalan lancar tanpa hambatan sosial.
"Kami juga terus mendorong masyarakat dan pelaku usaha untuk memanfaatkan sistem perizinan Bangunan Gedung (PBG/SIMBG) secara daring agar legalitas bangunan terjamin sejak awal. Dengan dukungan pembebasan lahan infrastruktur yang proporsional dan tertib tata ruang, Sidoarjo akan makin siap berkembang menjadi kota modern yang nyaman," tambah Bachruni Aryawan.
Melalui sosialisasi dan pendampingan masif ini, Dinas P2CKTR Sidoarjo optimistis tata ruang kawasan perkotaan maupun pedesaan di Kabupaten Sidoarjo dapat tertata lebih tertib, aman dari dampak lingkungan, serta berdaya saing tinggi.(BM/Red/Dea)
Komentar / Jawab Dari
Anda Mungkin Juga Suka
Populer
Newsletter
Berlangganan milis kami untuk mendapatkan pembaruan baru!
Kategori
- Politik (1627)
- Keadilan (703)
- Hukrim (1994)
- Plesir (28)
- Peristiwa (478)
- Feature (41)
- Advertorial (72)
- Nasional (2096)
- Internasional (562)
- Sports (2001)
- Ekonomi (1506)
- Jawa Timur (16521)
- Weekend (24)
- Indonesia Memilih (323)
- Selebrita (63)
- Lifestyle (298)
- Catatan Metro (206)
- Opini (175)
- Fokus (464)
- Highlight (2)
- Timur Raya (14)
- Surabaya (2779)
- Kriminal (122)
- Pasar dan Mall (759)
- tausiyah (37)
- Falcon-G21 Team Dark (0)
- Kolom Metro (2)
- Event & Promo (13)
- Giat Prajurit (16)
- Wisata (35)
- Global (10)
- Pendidikan (212)
- Hukum (25)
