Mode Gelap
Image
Selasa, 04 Agustus 2026
Logo

PERINGATAN KERUSUHAN AGUSTUS 2026, PRESIDEN KSPSI ANDI GANI NENA WEA SEBUT GEJOLAK BURUH BISA MEMANAS

PERINGATAN KERUSUHAN AGUSTUS 2026, PRESIDEN KSPSI ANDI GANI NENA WEA SEBUT GEJOLAK BURUH BISA MEMANAS
PERINGATAN KERUSUHAN AGUSTUS 2026, PRESIDEN KSPSI ANDI GANI NENA WEA SEBUT GEJOLAK BURUH BISA MEMANAS

JAKARTA beritametro.id – Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea, melayangkan peringatan keras kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI mengenai potensi terjadinya gejolak dan kerusuhan besar yang dapat pecah pada bulan Agustus 2026 mendatang.

Pernyataan bernada peringatan tersebut disampaikan langsung oleh Andi Gani seusai menggelar pertemuan tertutup bersama jajaran Pimpinan DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Senin (3/4/2026).

Peringatan Keras untuk DPR RI

Andi Gani menegaskan bahwa situasi di kalangan pekerja dan buruh saat ini berada dalam kondisi yang sangat krusial. Jika aspirasi serta tuntutan regulasi ketenagakerjaan tidak segera diakomodasi secara serius oleh para wakil rakyat, aksi unjuk rasa dalam skala besar yang berisiko memicu kerusuhan berpotensi tidak dapat terelakkan lagi pada pertengahan tahun ini.

"Kami mengingatkan kepada DPR agar tidak meremehkan eskalasi gelombang protes buruh. Jika tuntutan pekerja terus diabaikan, gelombang gerakan massal di bulan Agustus 2026 bisa menjadi sangat masif dan berisiko memicu kerusuhan besar yang tentu tidak kita inginkan bersama," tegas Presiden KSPSI, Andi Gani Nena Wea.

Dorong Dialog Progresif Sebelum Agustus 2026

Melalui pertemuan tersebut, KSPSI mendesak DPR RI untuk segera mengambil langkah konkret dan memfasilitasi dialog tripartit yang adil sebelum memasuki tenggat bulan Agustus. Pihaknya berharap Pimpinan DPR dapat meredam potensi gejolak tersebut dengan melahirkan kebijakan yang pro-pekerja demi menjaga kondusivitas stabilitas ekonomi dan keamanan nasional.(BM/Red/Dea)

Komentar / Jawab Dari