Menteri PPPA Tinjau Langsung Korban Sidoarjo, UPTD PPA Pastikan Pendampingan Maksimal
- Posting Oleh dicky
- Sabtu, 05 September 2026 14:09
SIDOARJO beritametro.id – Kedatangan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifatul Choiri Fauzi, ke Kabupaten Sidoarjo menandai keseriusan negara dalam memberikan perlindungan darurat bagi anak-anak yang menjadi korban insiden. Dalam kunjungan lapangan tersebut, Menteri PPPA menyambangi para korban yang sedang menjalani perawatan intensif di RSUD R.T Notopuro Sidoarjo guna memastikan aspek kesehatan fisik dan mental mendapatkan perhatian setara. Kehadiran pejabat tinggi negara ini sekaligus memperkuat koordinasi lintas sektor antara pemerintah pusat dan daerah dalam menghadapi situasi krisis yang berdampak pada anak-anak.
Menanggapi instruksi langsung tersebut, Kepala UPTD PPA Kabupaten Sidoarjo, Machwijatul Aniqoh, S.KM., M.M., menyatakan bahwa pihaknya langsung menggerakkan seluruh sumber daya manusia untuk siaga penuh. UPTD PPA Sidoarjo menempatkan konselor dan psikolog klinis guna memberikan layanan trauma healing secara intensif kepada para korban dan keluarga yang mendampingi. Menurutnya, pemulihan psikologis anak-anak adalah prioritas utama agar trauma pasca-insiden tidak berlarut-larut dan mengganggu tumbuh kembang mereka ke depan.
Langkah cepat di tingkat teknis lapangan ini juga diperkuat oleh jajaran Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Sidoarjo. Prastiwi Trijanti, pejabat senior di lingkungan DP3AKB Sidoarjo, menegaskan bahwa sinergi antarlembaga terus dioptimalkan untuk memastikan seluruh hak anak terpenuhi selama masa pemulihan. Pihaknya membuka akses seluas-luasnya melalui hotline resmi UPTD PPA di nomor 031-8057037 serta layanan pesan cepat WhatsApp di 081329920683 bagi masyarakat atau keluarga korban yang membutuhkan intervensi lanjutan.
Melalui kolaborasi erat antara Kementerian PPPA, DP3AKB, dan UPTD PPA Sidoarjo, penanganan korban kini berjalan secara terpadu dan terstruktur. Pemerintah berkomitmen mengawal proses pemulihan ini hingga tuntas, sehingga anak-anak korban insiden dapat segera kembali ke lingkungan sekolah dan beraktivitas normal dengan rasa aman tanpa dibayangi kecemasan.(BM/Red/Dea)
Komentar / Jawab Dari
Anda Mungkin Juga Suka
Populer
Newsletter
Berlangganan milis kami untuk mendapatkan pembaruan baru!
Kategori
- Politik (1628)
- Keadilan (704)
- Hukrim (2018)
- Plesir (30)
- Peristiwa (487)
- Feature (41)
- Advertorial (72)
- Nasional (2099)
- Internasional (562)
- Sports (2001)
- Ekonomi (1520)
- Jawa Timur (16605)
- Weekend (25)
- Indonesia Memilih (323)
- Selebrita (63)
- Lifestyle (302)
- Catatan Metro (207)
- Opini (177)
- Fokus (464)
- Highlight (2)
- Timur Raya (15)
- Surabaya (2799)
- Kriminal (122)
- Pasar dan Mall (759)
- tausiyah (37)
- Falcon-G21 Team Dark (0)
- Kolom Metro (3)
- Event & Promo (14)
- Giat Prajurit (19)
- Wisata (35)
- Global (10)
- Pendidikan (220)
- Hukum (29)
