GEGER BALANGAN! MAFIA TANAH ‘NYEKEK’ TANAH SUCI, KAKANWIL BARU JADI TUMPUAN HARAPAN!
- Posting Oleh dicky
- Jumat, 20 Februari 2026 09:02
DENPASAR, – Jeritan krama pengempon Pura Dalem Balangan, Jimbaran, kian menyayat hati. Tanah suci yang seharusnya menjadi tempat hening untuk memuja Sang Pencipta, kini justru terkepung sengketa panas yang tak kunjung padam sejak 1985. Dugaan permainan "tangan-tangan kotor" mafia tanah dan oknum pejabat yang hobi main mata dengan investor, membuat lahan telajakan pura tersebut berpindah tangan secara misterius.
Kakanwil Lama Jadi Tersangka, Kabar Buruk di Tengah Sengketa!
Publik Bali dikejutkan dengan penetapan tersangka terhadap I Made Daging, mantan Kakanwil BPN Bali, oleh Polda Bali pada Januari 2026 silam. Ironisnya, di saat krama Balangan berjuang menuntut keadilan atas dugaan pemalsuan dokumen dan penyerobotan lahan, sang pucuk pimpinan justru terjerat kasus penyalahgunaan wewenang dan kearsipan negara. Apakah ini puncak gunung es dari karut-marutnya administrasi pertanahan di Pulau Dewata?
Eko Priyanggodo: Sang "Penyembuh" Sengketa Resmi Nakhodai BPN Bali!
Angin segar bertiup di tengah kemelut. Per 18 Februari 2026, Eko Priyanggodo, A.Ptnh., M.H., QCRO. resmi dilantik sebagai Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Bali yang baru. Bukan orang sembarangan, Eko sebelumnya menjabat sebagai Direktur Penanganan Sengketa Pertanahan di Ditjen PSKP Kementerian ATR/BPN.
Kehadiran Eko Priyanggodo diharapkan menjadi oase bagi krama Balangan yang selama puluhan tahun dikangkangi ketidakadilan. Sebagai pakar sengketa, publik kini menagih keberanian Eko untuk "bersih-bersih" dan mengembalikan marwah tanah suci Pura Dalem Balangan dari cengkeraman mafia.
Krama Menanti Aksi Nyata!
Sengketa Balangan bukan sekadar urusan sertifikat tumpang tindih, tapi soal harga diri umat. Dengan nakhoda baru yang kenyang asam garam di meja sengketa, krama kini menunggu: Beranikah Pak Eko membatalkan sertifikat yang cacat administrasi sesuai mandat aturan? Ataukah sengketa ini tetap akan menjadi duri dalam daging bagi kesucian Bali?
"Kami tidak butuh janji, kami butuh tanah suci kembali!" cetus salah satu krama dengan nada tinggi. Bola panas kini ada di tangan Eko Priyanggodo. Selamat bekerja, Pak Kakanwil! Jangan biarkan mafia tanah tertawa di atas penderitaan rakyat! (dea/Red)
Komentar / Jawab Dari
Anda Mungkin Juga Suka
Populer
Newsletter
Berlangganan milis kami untuk mendapatkan pembaruan baru!
Kategori
- Politik (1625)
- Keadilan (700)
- Hukrim (1900)
- Plesir (26)
- Peristiwa (467)
- Feature (41)
- Advertorial (72)
- Nasional (2028)
- Internasional (560)
- Sports (1991)
- Ekonomi (1457)
- Jawa Timur (16377)
- Weekend (23)
- Indonesia Memilih (323)
- Selebrita (61)
- Lifestyle (288)
- Catatan Metro (206)
- Opini (174)
- Fokus (464)
- Highlight (1)
- Timur Raya (14)
- Surabaya (2739)
- Kriminal (120)
- Pasar dan Mall (759)
- tausiyah (36)
- Falcon-G21 Team Dark (0)
- Kolom Metro (2)
- Event & Promo (10)
- Giat Prajurit (14)
- Wisata (32)
- Global (10)
- Pendidikan (200)
- Hukum (23)
