Mode Gelap
Image
Kamis, 21 Mei 2026
Logo
Heboh di Medsos, Mikrofon Sufmi Dasco Diduga Bocor Sebut
Heboh di Medsos, Mikrofon Sufmi Dasco Diduga Bocor Sebut "Asal Jangan Teriak Hidup Jokowi" Pasca-Pidato RAPBN Presiden Prabowo

Heboh di Medsos, Mikrofon Sufmi Dasco Diduga Bocor Sebut "Asal Jangan Teriak Hidup Jokowi" Pasca-Pidato RAPBN Presiden Prabowo

JAKARTA – Jagat media sosial digegerkan oleh momentum canggung yang tertangkap kamera dalam Rapat Paripurna DPR RI pada Rabu, 20 Mei 2026. Publik dan warganet mengklaim mendengar bisikan sayup dari meja pimpinan podium yang berbunyi, "Asal jangan teriak hidup Jokowi," tepat setelah Presiden Prabowo Subianto menyelesaikan pidato bersejarahnya.Kejadian tak terduga ini mencuat saat Rapat Paripurna Ke-19 Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026.

Presiden Prabowo Subianto baru saja mengukir sejarah sebagai kepala negara pertama yang menyampaikan langsung laporan Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) RAPBN Tahun Anggaran 2027, sebuah tugas yang biasanya didelegasikan kepada Menteri Keuangan. Namun, fokus publik seketika terbelah setelah sesi siaran langsung live streaming TVR Parlemen merekam insiden teknis tersebut.

Saat Presiden Prabowo berjalan kembali menuju tempat duduknya di tengah gemuruh riuh tepuk tangan ruang sidang, mikrofon yang berada di depan Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, diduga masih dalam posisi aktif (unmuted). Potongan rekaman audio yang beredar luas di platform digital memperlihatkan momen Dasco seolah melontarkan seloroh spontan tersebut. Tidak lama setelah kalimat itu terucap, terdengar pula suara tawa kecil seorang wanita yang disinyalir merupakan Ketua DPR RI, Puan Maharani, yang kebetulan duduk tepat di sebelah politisi Partai Gerindra tersebut.

Rekaman berdurasi pendek ini langsung viral dan menjadi trending topic di berbagai linimasa media sosial. Netizen dan para analis politik mendadak sibuk menyandingkan serta mengaitkan insiden "mikrofon bocor" ini dengan tafsir liar mengenai dinamika politik terkini di Senayan.

Banyak pihak berspekulasi bahwa celetukan tersebut mencerminkan adanya ketegangan laten atau upaya penegasan batas politik antara loyalis pemerintahan saat ini dengan kepemimpinan era terdahulu, di tengah penyusunan rencana anggaran belanja negara tahun 2027 mendatang.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi maupun penjelasan konteks lebih lanjut dari pihak Sufmi Dasco Ahmad, Kesekretariatan Jenderal DPR RI, maupun perwakilan Istana mengenai keaslian dan maksud dari bisikan yang bocor ke ruang publik tersebut. Dea

Komentar / Jawab Dari