Peringati May Day, Ribuan Buruh Turun Jalan Suarakan 10 Tuntutan
- Posting Oleh Nanang
- Jumat, 01 Mei 2026 18:05
SURABAYA (BM) - Ribuan Aksi Damai Buruh yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Provinsi Jawa Timur dalam memperingati Hari Buruh (May Day) 2026 menyerukan 10 tuntutan di Kantor Gubernur Jawa Timur di Jalan Pahlawan, Jumat (01/05) Siang.
Terpantau, selepas sholat Jumat, sekira pukul 13.00 WIB massa FSPMI serta sejumlah 5 Konfederasi Serikat Pekerja/Serikat Buruh dan 15 (lima belas) Federasi Serikat Pekerja/Serikat Buruh yang tergabung dalam aliansi besar GESPER (Gerakan Serikat Pekerja) Jawa Timur bergerak menuju titik kumpul utama di depan BG Junction Mall, Jalan Bubutan, kemudian massa akan melakukan long march menuju Kantor Gubernur Jawa Timur di Jalan Pahlawan.
Wakil Sekretaris DPW FSPMI Jatim Nuruddin Hidayat mengatakan Perayaan May Day 2026 ini tidak boleh berhenti pada seremoni atau aksi demonstrasi tahunan semata. “May Day harus menjadi momentum refleksi, konsolidasi, dan persatuan gerakan buruh untuk memperjuangkan kepentingan yang lebih substansial demi kesejahteraan buruh dan rakyat Indonesia secara luas,” ujarnya.
Dalam aksi May Day ini sambung Nuruddin, membawa 10 tuntutan antara lain Pertama, Sahkan Undang-Undang Ketenagakerjaan sesuai rekomendasi KSP-PB. Kedua, Hapus outsourcing dan tolak upah murah (HOSTUM). Ketiga, Hentikan ancaman PHK akibat dampak perang global. Keempat, Reformasi sistem perpajakan dengan menghapus pajak atas THR, JHT, dan pensiun serta menaikkan PTKP. Kelima, Berantas korupsi melalui pengesahan RUU Perampasan Aset.
Keenam, Segera ratifikasi Konvensi ILO 190. Ketujuh, Berikan perlindungan bagi pekerja digital platform. Kedelapan, Tingkatkan standar keselamatan dan kesehatan kerja. Kesembilan, Jamin akses layanan kesehatan bagi peserta PPU BPJS Kesehatan yang iurannya tidak dibayarkan pemberi kerja. Dan kesepuluh, Potongan tarif ojol maksimal 10%.
Selain itu Nuruddin tak menampik jika tuntutan butuh selama ini kepada Pemerintah tidak semuanya terwujud. “Masih belum sepenuhnya, sebagian terealisasi. Sebagian masih perlu dilakukan pengawalan baik melalui sosial dialog ataupun aksi-aksi demonstrasi,” tuturnya.
Nuruddin juga menyampaikan bahwa aksi memperingati hari buruh atau May Day 2026 ini ada sekitar 6.000 buruh dari berbagai daerah di Jatim terlibat dalam aksi tersebut. "Massa berasal dari FSPMI dari berbagai Kawasan Industri di Jawa Timur, yaitu Kota Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Mojokerto, Pasuruan, Probolinggo, Jember, Lumajang, dan Tuban," pungkasnya.
Komentar / Jawab Dari
Anda Mungkin Juga Suka
Populer
Newsletter
Berlangganan milis kami untuk mendapatkan pembaruan baru!
Kategori
- Politik (1625)
- Keadilan (700)
- Hukrim (1913)
- Plesir (26)
- Peristiwa (467)
- Feature (41)
- Advertorial (72)
- Nasional (2028)
- Internasional (560)
- Sports (1996)
- Ekonomi (1457)
- Jawa Timur (16391)
- Weekend (23)
- Indonesia Memilih (323)
- Selebrita (61)
- Lifestyle (288)
- Catatan Metro (206)
- Opini (174)
- Fokus (464)
- Highlight (1)
- Timur Raya (14)
- Surabaya (2742)
- Kriminal (120)
- Pasar dan Mall (759)
- tausiyah (37)
- Falcon-G21 Team Dark (0)
- Kolom Metro (2)
- Event & Promo (10)
- Giat Prajurit (15)
- Wisata (32)
- Global (10)
- Pendidikan (203)
- Hukum (23)
