Selain Hotman Paris, Irjen Teddy Minahasa Juga Tunjuk Pieter Talaway Sebagai Kuasa Hukumnya
- Posting Oleh Redaksi
- Selasa, 25 Oktober 2022 11:10
SURABAYA (BM) - Irjen Teddy Minahasa menunjuk Hotman Paris Hutapea sebagai kuasa hukum dalam kasus dugaan penjualan barang bukti narkoba. Selain Hotman, mantan Kapolda Sumbar itu juga menunjuk advokat senior asal Surabaya sebagai kuasa hukumnya yakni Pieter Talaway.
Irjen Pol Teddy resmi dilakukan penahanan terkait kasus narkoba di Rutan Polda Metro Jaya, Senin (25/10/2022) kemarin. "TM lagi proses dibawa dari Mabes ke sini, karena pemeriksaan dipatsus oleh Propam sudah selesai dan hari ini akan resmi menjadi di bawah kewenangan Polda Metro Jaya. Dan saya hari ini baru bertugas bersama tim saya," ujar Hotman.
Ia mengaku telah membaca Berita Acara Pemeriksaan (BAP) Irjen Teddy sebagai tersangka. Menurut Hotman, saat Teddy Minahasa memerintahkan untuk menyisihkan barang bukti narkoba diumumkan saat jumpa pers alias rilis barang bukti sabu kepada media. "Yang saya temukan di dalam BAP itu yaitu bahwa tanggal 24 September resmi sebagaimana anda pernah nonton di televisi maupun di YouTube bahwa Irjen Teddy Minahasa itu resmi mengumumkan dari 40 kilogram ada kurang lebih 5 kilogram disisihkan untuk barang bukti berikutnya,” katanya.
Hotman pun membantah bahwa Irjen Teddy Minahasa telah berniat untuk menjual barang bukti narkoba. "Jadi kalau memang niat mau menjual kenapa diumumkan? Itu resmi diumumkan pada waktu rilis barang bukti di depan Polres Buktittinggi,” tegas Hotman.
Hotman menambahkan, pada 24 September 2022, mantan Kapolres Bukittinggi AKBP Doddy Prawiranegara juga mengakui ada perintah dari Irjen Teddy agar semua barang bukti ditarik. “Yang semula direncanakan sebagai umpan agar semua ditarik. Tapi kok tiba-tiba sudah ada yang terjual, katanya sudah ada yang terjual 1 kilogram,” beber Hotman.
Menurutnya, aneh sebanyak 2 kilogram sabu sudah berpindah tangan kepada Linda. Linda merupakan bandar narkoba yang ingin dijebak oleh Teddy Minahasa Putra.
Sementara itu, Ronald Talaway dari kantor hukum Pieter Talaway mengatakan kasus Irjen Teddy Minahasa ini justru terjadi karena rencana penangkapan Linda alias Anita yang tidak dijalankan dengan baik oleh (mantan) Kapolres Bukit Tinggi. "Jadi apa yang dilakukan oleh Jenderal TM ini murni untuk umpan penangkapan terhadap Linda. Tapi malah skenario itu tidak dijalankan dengan baik oleh Kapolres Bukit Tinggi,” kata Ronald. (arf/tit)
Komentar / Jawab Dari
Anda Mungkin Juga Suka
Populer
Newsletter
Berlangganan milis kami untuk mendapatkan pembaruan baru!
Kategori
- Politik (1625)
- Keadilan (700)
- Hukrim (1900)
- Plesir (26)
- Peristiwa (467)
- Feature (41)
- Advertorial (72)
- Nasional (2028)
- Internasional (560)
- Sports (1992)
- Ekonomi (1457)
- Jawa Timur (16378)
- Weekend (23)
- Indonesia Memilih (323)
- Selebrita (61)
- Lifestyle (288)
- Catatan Metro (206)
- Opini (174)
- Fokus (464)
- Highlight (1)
- Timur Raya (14)
- Surabaya (2739)
- Kriminal (120)
- Pasar dan Mall (759)
- tausiyah (36)
- Falcon-G21 Team Dark (0)
- Kolom Metro (2)
- Event & Promo (10)
- Giat Prajurit (14)
- Wisata (32)
- Global (10)
- Pendidikan (200)
- Hukum (23)
