Mode Gelap
Image
Senin, 24 Agustus 2026
Logo
6 kasus berhasil di ungkap  kurun dua minggu.Dalam operasi  Sikat Semeru.
Enam Kasus berhasil di ungkap dan berhasil menahan enam tersangka di Amankan.

6 kasus berhasil di ungkap kurun dua minggu.Dalam operasi Sikat Semeru.

 

6 kasus berhasil di ungkap kurun dua minggu.Dalam operasi Sikat Semeru.

 

Situbondo,Berita Metro.id Jajaran Satreskrim Polres Situbondo Dalam kurun waktu kurang dari Dua Minggu,Enam Kasus berhasil di ungkap dan berhasil menahan enam tersangka di Amankan.

Hal tersebut disampaikan oleh langsung Kapolres Situbondo AKBP Rezi Dharmawan,di konferensi pers dalam Operasi Sikat Semeru 2025 yang di laksanakan di Mapolres Situbondo. Dengan didampingi Kasat Reskrim AKP Agung Hartawan,Bahwa dalam operasi Sikat Semeru ini kapolres situbondo mengatakan operasi tersebut berlangsung mulai 22 Oktober hingga 2 November 2025.dilaksanakanselama 12 hari.Rabu 5/11/25.

“Selama 12 hari pelaksanaan Operasi Sikat Semeru 2025, kami berhasil mengungkap enam perkara sesuai dengan target dari Polda Jatim,” ujar Kapolres Situbondo.

Menurutnya,Untuk enam kasus salah satunya di antaranya ialah pencurian dengan kekerasan (curas),dan dua kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor),juga salah satu kasus pencurian dengan pemberatan (curat), dan juga dua kasus pencurian biasa.

Salah satu kasus yang sangat menonjol Antaranya terjadi di kawasan Pondok Pesantren Salafiyah-Syafi’iyah, Kecamatan Banyuputih.Seorang pelaku dengan sangat nekat mengambil uang tunai Rp3 juta yang disimpan di dalam jok sepeda motor korban di wilayah Pondok “Saat kami periksa, kondisi jok motor memang tidak terkunci,” ungkap AKBP Rezi.

Kasus lain menimpa warga Desa Seletreng, Kecamatan Kapongan, di mana pelaku berinisial N mencuri sepeda motor yang terparkir di halaman rumahnya dengan kunci masih menempel di sepeda.

Sementara itu, kasus serupa juga terjadi di kawasan pesisir Banyuglugur. Pelaku berinisial V, warga Probolinggo, mencuri sepeda motor milik warga setempat.

Hal serupa juga terjadi pencurian motor, dan mengungkap sejumlah kasus pencurian handphone juga uang tunai.hal tersebut terjadi di Toko Siva, Dusun Sekolahan, Kecamatan Banyuglugur.Diketahui pelaku masuk dengan cara merusak atap toko tersebut,Dan lalu mengambil uang juga barang dagangan, diantaranya handphone milik korban.

“Ponsel hasil curian itu kemudian dijual kepada tersangka lain.dan Keduanya sudah kami amankan,” kata AKBP Rezi.

Kasus serupa juga di Alami warga Dusun Gelidik, Desa Sumberjo, Kecamatan Banyuputih,juga Jalan Raya Asembagus, di mana pelaku mencuri handphone milik warga saat rumah dengan keadaan sepi.

Kapolres Rezi mengingatkan masyarakat agar lebih waspada dan Hati2 terhadap tindak pencurian, terutama saat meninggalkan rumah atau kendaraan.

“Pastikan motor dalam keadaan terkunci ganda dan jangan meninggalkan barang berharga di tempat yang mudah terlihat,” ujarnya.( Sun )

 

 

Komentar / Jawab Dari