Mode Gelap
Image
Kamis, 03 September 2026
Logo

Kawal Kasus Keracunan Massal MBG, Zahlul Yussar dan Komisi D DPRD Sidoarjo Kunjungi Ponpes

Kawal Kasus Keracunan Massal MBG, Zahlul Yussar dan Komisi D DPRD Sidoarjo Kunjungi Ponpes
Anggota Komisi D DPRD Sidoarjo Zahlul Yussar mengunjungi Ponpes Manba'ul Hikam

SIDOARJO, beritametro.id – Kasus dugaan keracunan massal yang menimpa ratusan santri di Pondok Pesantren (Ponpes) Manba'ul Hikam, Desa Putat, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo, mendapat perhatian serius dari legislatif.

Komisi D DPRD Kabupaten Sidoarjo yang membidangi kesejahteraan rakyat dan pendidikan langsung turun ke lapangan untuk meninjau kondisi para korban dan memastikan penanganan medis berjalan optimal.

Anggota Komisi D DPRD Sidoarjo dari Fraksi Demokrat, Zahlul Yussar, mendatangi lingkungan pesantren untuk memantau langsung situasi pasca-insiden yang terjadi setelah para santri mengonsumsi menu Makanan Bergizi Gratis (MBG) pada Selasa (1/9) lalu.

"Kami ingin memastikan seluruh santri yang terdampak mendapatkan perawatan medis yang terbaik tanpa ada kendala biaya maupun fasilitas," ujar Zahlul Yussar dalam kunjungannya.

Ia juga menegaskan pentingnya keterbukaan informasi agar tidak menimbulkan kepanikan yang lebih luas di tengah masyarakat dan wali santri.

Berdasarkan data terbaru dari Badan Gizi Nasional (BGN), jumlah korban yang sempat mengalami gejala mual, pusing, dan muntah pasca-menyantap MBG mencapai 512 orang yang terdiri dari santri dan beberapa siswa sekolah lain.

Hingga saat ini, sebagian besar santri dilaporkan telah membaik dan dipulangkan dari rumah sakit, sementara puluhan lainnya masih menjalani perawatan intensif di beberapa rumah sakit di Sidoarjo.

Selain memantau kondisi kesehatan korban, kunjungan ini juga berfokus pada langkah evaluasi tata kelola penyediaan makanan. Pihak legislatif mendukung penuh langkah tegas penutupan sementara (suspend) terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kalitengah selaku pemasok katering guna keperluan investigasi mendalam.

Komisi D DPRD Sidoarjo berencana memanggil dinas terkait, termasuk Dinas Kesehatan dan pihak pengelola SPPG, guna melakukan evaluasi total terhadap Standard Operating Procedure (SOP) higienitas dan keamanan pangan program MBG agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa depan. (BM/Red/Dea)

 

Kawal Kasus Keracunan Massal MBG, Zahlul Yussar dan Komisi D DPRD Sidoarjo Kunjungi Ponpes

Komentar / Jawab Dari