Mode Gelap
Image
Selasa, 16 Juni 2026
Logo

Kritik Kebijakan Pemerintah, Aliansi Rakyat Surabaya Menggugat Gelar Aksi di Patung Gubernur Suryo

Kritik Kebijakan Pemerintah, Aliansi Rakyat Surabaya Menggugat Gelar Aksi di Patung Gubernur Suryo
Aliansi Rakyat Surabaya Menggugat Gelar Aksi di Patung Gubernur Suryo

SURABAYA (BM) - Puluhan massa yang mengatasnamakan Aliansi Rakyat Surabaya Menggugat menggelar aksi di depan patung Gubernur Suryo, Taman Apsari, Senin (15/06) Sore.

Dengan membawa poster dan spanduk berisikan 8 tuntutan kepada pemerintah pusat. "Aksi ini tentunya mencabut Undang-Undang Polri disahkan secara ugal-ugalan dan ketika UU TNI tahun 2025 praktik militerisme yang makin meluas dan masif," ujar Koordinator Lapangan Aksi Aliansi Surabaya Mengggugat, M Ichsan Aditya.

Tak hanya itu, menurut Aditya, kondisi perekonomian Indonesia saat ini tengah amburadul. Hal ini juga mengacu pada melemahnya nilai tukar Rupiah. “Tentunya kita juga merespon stabilitas rupiah yang semakin harinya mencemaskan dan itu bagian dari akumulasi kebijakan presiden yang imperialis, bukan hanya krisis internasional tapi juga kebijakan ekonomi domestik yang bermasalah,” ungkapnya.

Aditya juga menyoroti salah satunya kebijakan pemerintah pusat bermasalah antara lain program makan bergizi gratis (MBG) dan koperasi desa merah putih. “Kebijakan itu salah satunya adalah bentuk pemborosan APBN yang masif,” pungkasnya.

Dari pantauan, aksi yang digelar merupakan afiliasi dari berbagai elemen mahasiswa dan masyarakat. Satu persatu massa aksi melakukan orasi, mereka menyatakan kekecewaan atas kebijakan pemerintahan pusat Aksi damai berjalan dengan kondusif, sekitar pukul 16.50 WIB mereka memutuskan untuk membubarkan diri.

Komentar / Jawab Dari