Mode Gelap
Image
Selasa, 08 September 2026
Logo

Duduk Perkara Polemik TK DWP Popoh Wonoayu, Camat Anwar: Murni Miskomunikasi, Solusi Relokasi SD Sudah Disiapkan

Duduk Perkara Polemik TK DWP Popoh Wonoayu, Camat Anwar: Murni Miskomunikasi, Solusi Relokasi SD Sudah Disiapkan
Duduk Perkara Polemik TK DWP Popoh Wonoayu, Camat Anwar: Murni Miskomunikasi, Solusi Relokasi SD Sudah Disiapkan

SIDOARJO beritametro.id – Polemik pemindahan ruang belajar TK Dharma Wanita Persatuan (DWP) Desa Popoh, Kecamatan Wonoayu, Sidoarjo, yang sempat viral akhirnya menemui titik terang setelah melalui serangkaian mediasi lintas instansi. Gedung sekolah yang sebelumnya berada di lingkungan balai desa terpaksa harus dikosongkan lantaran bangunan tersebut masuk dalam perencanaan proyek rehabilitasi total untuk dijadikan gedung serbaguna desa.

Camat Wonoayu, Anwar, memberikan penjelasan komprehensif terkait akar permasalahan yang terjadi di lapangan. Menurutnya, polemik ini muncul akibat adanya miskomunikasi antara pihak kepala sekolah TK dengan pemerintah desa serta pengurus yayasan pengajian setempat (Haji Kamdi dan tokoh masyarakat Abah Manap) yang sempat berujung pada ketidaknyamanan komunikasi di media sosial. "Sebenarnya ini murni karena miskomunikasi; pihak sekolah sebenarnya sudah diajak musyawarah bersama BPD, pemdes, kepala sekolah, dan perwakilan yayasan, namun dalam perjalanannya kepala sekolah merasa tidak nyaman dan tidak sejalan dengan kesepakatan," ungkap Anwar saat dikonfirmasi.

Sebagai langkah penyelesaian jangka pendek, Camat Anwar memastikan bahwa anak-anak didik untuk sementara waktu dipindahkan dan ditampung di dua ruang kelas SD negeri terdekat sambil menunggu pembangunan gedung permanen TK yang rencananya akan diajukan melalui dana Bantuan Keuangan (BK) Desa pada tahun depan. "Pemerintah desa tidak mungkin bisa langsung membangun gedung baru karena terbentur aturan skala prioritas anggaran desa, namun solusi darurat penempatan ke gedung SD dan rencana penganggaran BK sudah dikoordinasikan matang bersama Komisi D DPRD Sidoarjo agar tidak ada pihak yang dirugikan," pungkasnya.(BM/Red/Dea)

Komentar / Jawab Dari