Mode Gelap
Image
Senin, 07 September 2026
Logo

Alarm Dini Bagi Inkumben, Kepuasan Publik Subandi-Mimik Anjlok 14,3 Persen Versi Survei ARCI

Alarm Dini Bagi Inkumben, Kepuasan Publik Subandi-Mimik Anjlok 14,3 Persen Versi Survei ARCI

SIDOARJO beritametro.id – Dinamika politik di Kabupaten Sidoarjo mendadak memanas menyusul dirilisnya hasil survei terbaru dari lembaga Accurate Research and Consulting Indonesia (ARCI). Hasil riset tersebut menunjukkan adanya tren penurunan tingkat kepuasan publik yang cukup signifikan terhadap kinerja kepemimpinan pasangan Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo, Subandi - Mimik (BAIK), yang terpantau merosot hingga 14,3 persen. Penurunan tajam ini sontak menjadi sorotan publik dan menjelang evaluasi kebijakan daerah, temuan ini dibaca sebagai sinyal peringatan dini bagi petahana dalam menghadapi kontestasi politik ke depan.

Respons cepat langsung ditunjukkan oleh jajaran Fraksi Partai Gerindra DPRD Sidoarjo yang secara terbuka mengeluarkan pernyataan sikap menanggapi hasil survei tersebut. Ketua Fraksi Gerindra DPRD Sidoarjo, Kayan, S.H., menilai bahwa anjloknya tingkat kepuasan masyarakat merupakan cerminan nyata dari sejumlah persoalan mendasar di tengah warga Delta yang belum terselesaikan secara optimal, mulai dari infrastruktur, pelayanan publik, hingga penanganan ekonomi kerakyatan. "Angka penurunan 14,3 persen ini adalah alarm dini yang sangat nyata bagi inkumben untuk segera melakukan evaluasi total terhadap program-program kerja yang langsung menyentuh hajat hidup orang banyak," tegas Kayan dalam keterangan resminya.

Menanggapi gejolak politik ini, pengamat politik lokal Universitas Trunojoyo Madura, Surokim Abdussalam, M.Si., menilai bahwa tren negatif kepuasan publik terhadap pasangan kepala daerah petahana harus disikapi secara bijak melalui perbaikan kinerja birokrasi, bukan sekadar respons defensif. Menurutnya, sisa masa jabatan harus dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh kepemimpinan Subandi-Mimik untuk membuktikan keberpihakan nyata kepada rakyat guna memulihkan kepercayaan publik yang telanjur terkikis. Pemerintah daerah dituntut lebih peka dan responsif terhadap aspirasi akar rumput agar tingkat kepuasan masyarakat dapat kembali terkerek naik.(BM/Red/Dea)

Komentar / Jawab Dari