Mode Gelap
Image
Sabtu, 14 Maret 2026
Logo

Jejak Rasa Nusantara di Ramadan Hotel Majapahit Surabaya Lewat “Cito Roso Dwipantara”

Jejak Rasa Nusantara di Ramadan Hotel Majapahit Surabaya Lewat “Cito Roso Dwipantara”
Sajian kambing guling disiapkan langsung oleh chef di stan live cooking saat program iftar Ramadan bertajuk “Cito Roso Dwipantara” di Hotel Majapahit Surabaya.

SURABAYA (BM) - Aroma rempah langsung menyambut begitu langkah memasuki area iftar di Hotel Majapahit. Langit-langit dihiasi bentangan kain batik, gubukan bergaya angkringan berjejer, sementara staf menyapa hangat. Suasananya bukan sekadar jamuan berbuka, melainkan perayaan rasa dan budaya Nusantara dalam balutan kemewahan.

Itulah pengalaman yang ditawarkan hotel bersejarah di kawasan Tunjungan tersebut melalui program Ramadan bertajuk “Cito Roso Dwipantara.” Konsepnya jelas yakni membawa tamu berkeliling Indonesia lewat hidangan.

Menu disusun dalam beberapa tahap berbeda. Setiap periode menghadirkan kombinasi sajian khas daerah. Dari Kambing Guling dan Nasi Kebuli yang kaya rempah, hingga ragam favorit seperti Nasi Goreng Aceh, Nasi Goreng Resek Malang, Sate Ayam Madura, dan Soto Madura. Belum lagi hidangan nostalgia seperti Pecel Madiun, Karedok Sunda, serta Ketoprak Betawi yang tampil elegan tanpa kehilangan cita rasa asli.

Di sudut lain, live cooking menghadirkan sensasi dapur tradisional. Sosok “Si Mbok” menyiapkan hidangan hangat langsung di depan tamu, menghadirkan nuansa rumahan yang akrab. Aneka takjil klasik seperti kolak, ronde, angsle, hingga jajanan pasar, menjadi penutup manis perjalanan rasa.

Kahar Salamun, General Manager Hotel Majapahit menegaskan konsep ini bukan sekadar buffet Ramadan biasa. “Melalui ‘Cito Roso Dwipantara’, kami ingin menghadirkan Ramadan yang lebih dari sekadar momen berbuka. Ini adalah selebrasi kekayaan kuliner dan tradisi Indonesia dalam suasana yang penuh kehangatan dan kemewahan khas Hotel Majapahit,” ujarnya.

Program berbuka puasa tersebut dijadwalkan berlangsung pada 20 Februari hingga 17 Maret 2026 setiap pukul 17.00–21.00 WIB dengan tarif Rp 378 ribu per orang. Skema harga disiapkan agar menjangkau lebih banyak tamu. “Kami juga menyiapkan beberapa skema potongan harga pada periode tertentu, termasuk tarif pemesanan awal serta promo kerja sama dengan sejumlah mitra,” ujar perwakilan manajemen.

Potongan harga itu antara lain berlaku bagi anggota ALL – Accor Live Limitless serta program kolaborasi dengan bank seperti Bank BCA dan Bank Mandiri. Reservasi juga difasilitasi melalui platform digital, termasuk layanan DineOut milik Grab.

Berdiri sejak 1910 dan dahulu dikenal sebagai Hotel Oranje, bangunan ini memang bukan hotel biasa. Ia saksi sejarah, sekaligus simbol kemewahan klasik yang terus hidup.

Dengan arsitektur kolonial art deco dan sentuhan modern, setiap sudutnya seolah bercerita. Ramadan kali ini, cerita itu tidak hanya terlihat, tetapi juga terasa di setiap suapan. (arf/tit)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Komentar / Jawab Dari